Menu

Keberadaan Pasar di Minsel Belum Ditunjang dengan Sarana Jalan dan Tempat Parkir Memadai

  Dibaca : 45 kali
Keberadaan Pasar di Minsel Belum Ditunjang dengan Sarana Jalan dan Tempat Parkir Memadai
Keberadaan Pasar di Minsel Belum Ditunjang dengan Sarana Jalan dan Tempat Parkir Memadai

indoBRITA, Amurang – Kepala Dinas Perdagangan Adry Sumuweng, SP Msi melalui Kepala Bidang Pasar Ir Rita Wilna Maukar, MSi menjelaskan, bahwa hingga saat ini instansinya masih menerapkan tiga bidang. Yaitu, Bidang Pasar, Bidang Perdagangan dan Bidang Perindustrian.

‘’Ketika kita melihat secara kelembagaan lewat peraturan daerah yang ada, beberapa kewenangan yang masih ada ditupoksi dipakai sekaligus dikafer oleh Perusahaan Daerah (PD). Dalam hal ini fisik penagihan retribusi serta seksi keamanan dan kebersihan. Sekarang, sudah membaca item-item tersebut untuk menyatakan bahwa tanggungjawab retribusi, keamanan dan kebersihan adalah PD sendiri,’’ujar Maukar.

Walaupun kata istri mantan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Handry Sondakh mengatakan secara tupoksi dengan adanya Perda dan kelembagaan sejujurnya kami masih memiliki kewenangan sesuai tupoksi itu. Jadi kami rata-rata menjalankan kewenengan yang ada.

‘’Nah, menjadi bagian tupoksi diatas adalah menyiapkan sarana prasarana untuk menunjang kewenangan tersebut. Sekarang, kondisi yang ada justru tidak sesuai. Bahwa sarana dan prasarana pun tidak menunjang seperti jalan dan kondisi sejumlah pasar di Minsel. Maka dari itu, baik di APBD Perubahan 2020 maupun APBD 2021 kami akan memperjuangkan adanya sarana dan prasarana tersebut,’’jelas mantan pejabat di Samsat Amurang.

Baca juga:  Dondokambey Buka FKPKB-PGI dan FPS 2018

Dikatakannya Maukar, APBD Perubahan 2020 masih sementara dibahas oleh TAPD dan Banggar DPRD. Semoga rencana tersebut akan sama-sama kita perjuangkan, biar sarana dan prasarana pasar berjalan dengan baik.

‘’Terkait dengan Kemendagri No.90 tahun 2019 tentang nomenklatur bahwa format diatas kita harus melakukannya. Maksudnya, ketiga item tersebut masih berpedoman dalam kewenangan instansi tersebut. Selain itu, melihat fungsi yang ada di Bapelitbang, bahwa Bidang Pasar sangat berpotensi untuk mengolah semuanya,’’tegas ibu tercinta Ranner Up Putri Indonesia Harini Sondakh.

Tetapi terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana, sekarang data yang ada sejumlah pasar rakyat sudah bagus. Tapi, kalau akses jalan dan sarana parker tidak ada percuma saja. Jadi, menjadi harapan Dinas Perdagangan Minsel bisa mengkaver program dan anggaran  dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana tersebut.

Baca juga:  Jadi Irup Hari Otda, Bupati Sampaikan Amanah Mendagri

‘’Kalau misalnya masih ada, kita berharap hal diatas akan menunjang kelangsungan bersama rakyat Minsel. Dimana, PAD akan memberikan sumbangsi dalam rangka pembangunan. Cuma ada lagi, bahwa Permendagri 90 itu bahwa kegiatan-kegiatan yang sifatnya menunjang sarana dan prasarana ada dibawah kendali Dinas PUPR,’’tambahnya lagi.

Oleh sebab itu, kami melakukan koordinasi dengan Bapelitbang soal kewenangan diatas benar-benar memberikan harapan. Biar dengan demikian, PAD menjadi kewenangan sepenuhnya. Dengan harapan lagi, sarana dan prasarana jalan untuk menunjang keberadaan pasar benar-benar terjadi.

‘’Contohnya, ketika bupati Christiany Eugenia Paruntu melantik dijabatan ini, pihaknya langsung turun lapangan. Walau diakuinya, pandemic Covid-19 harus dilaksanakan dengan sangat hati-hati. Nah, ternyata banyak pasar yang kondisi jalan serta sarana parkir tidak memadai,’’sebutnya. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional