Menu

Lokasi Baru Pasar 54 Amurang Tinggal Tunggu Anggaran

  Dibaca : 42 kali
Lokasi Baru Pasar 54 Amurang Tinggal Tunggu Anggaran
Lokasi Baru Pasar 54 Amurang tinggal tunggu anggaran.

indoBRITA, Amurang – Keberadaan pasar 54 Amurang saat ini tak lagi memadai. Pasalnya, keberadaan pasar tersebut seiring Amurang sebagai ibukota Kabupaten Minsel, terlihat tidak ‘cocok’ lagi. Dengan demikian, warga mengusulkan sebaiknya pasar rakyat Amurang sebaiknya direlokasi. Melihat hal diatas, Kepala Dinas Perdagangan Minsel Adrian Suwuweng, SP, Msi angkat suara keingingan warga soal relokasi Pasar 54 Amurang ke lokasi baru.

‘’Ya, melihat keinginginan warga Amurang khususnya, bahwa pasar 54 Amurang sebaiknya direlokasi. Nah, soal lokasi baru memang sudah ada. Tapi, persoalannya belum bisa dibangun lantaran belum ditindaklanjuti dengan pembebasan. Diakuinya, bahwa lahan/lokasi baru tersebut memang tanah negara. Tapi, sudah banyak yang menjadi hak milik. Sehingga, pemerintah harus membayarnya lagi,’’kata Suwuweng, Selasa (6/10/2020) diruang kerjanya.

Kata Suwuweng, menurutnya benar lahan sudah ada. Tapi, persoalannya apabila Pemkab Minsel sudah menganggarkan pembebasan. Maka dipastikan, pembangunan pasar rakyat baru akan segera terlaksana.

Baca juga:  Bupati CEP Prihatin, Masih Ada Akun Palsu Beredar Atas Namanya

‘’Kita tunggu saja, RAPBD 2021 sementara dalam pembahasan. Semoga, usulannya melalui TAPD dan Banggar DPRD akan diterima soal anggaran pembebasan lahan pasar 54 Amurang. Karena memang, apabila lahan resmi dimiliki Pemkab Minsel, maka dipastikan akan menjadi usulan ke Kementerian Perdagangan untuk selanjutnya disediakan anggaran pembangunan pasar 54 Amurang,’’jelas mantan Camat Sinonsayang.

Ditambahkannya lagi, lokasi tersebut sebagiannya telah memiliki sertifikat pribadi. Jadi, nantinya pemkab Minsel akan ganti rugi lahan berupa garap, bukan pembebasan lahan. Didalamnya juga semua tanaman yang ada akan dibayar sesuai NJOP.

‘’Pastinya, APBD 2021 akan tertata anggarannya. Sehingga, kalau lahan sudah milik Pemkab serta keluar sertifikat menjadi lampiran usulan anggaran di kementerian terkait. Jadi, soal relokasi pasar 54 Amurang kita harus sediakan lahan dulu. Hal diatas juga sesuai RTRW di Minsel, sekali lagi kalau itu sudah ada, maka dipastikan berjalan dengan sendirinya. Kalau itu tak ada, ya percuma juga,’’ungkapnya.

Baca juga:  Dua Atlit Minsel Penyandang Disabilitas Bertemu Wabup FDW

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Pasar Ir Rita Welma Maukar, Msi menjelaskan soal keinginan relokasi pasar 54 Amurang. ‘’Pada dasarnya, warga Amurang sangat merindukan dibangunnya pasar rakyat baru. Agar supaya, lokasi pasar lama bisa dibangun pasar modern. Hanya saja, apakah kita sudah memiliki lahan sendiri,’’tanyanya.

Soal lahan, Maukar menyebut bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran pembebasan/garap lahan. Dipastikan, juga memiliki sertifikat sendiri maka usulan ke kementerian terkait tidak menjadi masalah. ‘’Kita tunggu saja, bahwa APBD 2021 sementara dibahas oleh TAPD dan Banggar DPRD. Semoga, usulan tersebut ditindaklanjuti dan kiranya keinginan/kerinduan masyarakat soal relokasi pasar akan terlaksana dengan baik,’’tegas Maukar. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional