DAK 2020, SMAN 1 Amurang Renovasi Ruang Kelas

SMA Negeri 1 Amurang lakukan renovasi ruang kelas baru.

indoBRITA, Amurang – SMA Negeri 1 Amurang mendapat DAK 2020 untuk renovasi ruang kelas yang tak layak. Pasalnya, ruang kelas dimaksud hampir semuanya tak bisa dipakai. Oleh sebab itu, pihaknya mengusulkan ke Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara untuk mendapatkan alokasi anggaran. Dan akhirnya, SMA Negeri 1 Amurang mendapat DAK 2020 sebesar Rp 116.000.000 lebih.

Kepala SMAN 1 Amurang RHJ Polla, SPd MPd dihubungi, Rabu (7/10/2020) diruyang kerjanya membenarkan hal diatas. ‘’Benar, sekarang anda lihat sendiri gedung lama yang tak layak digunakan lagi. Artinya, lantaran tak bisa dipakai lagi, maka kami mengusulkan ke kementerian melalui Dinas Pendidikan Daerah Sulut agar dapat kucuran anggaran renovasi ruang kelas tersebut. Hasilnya, DAK 2020 sebesar rp 116 juta lebih dan saat ini sementara dikerjakan,’’ujar Polla.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Akhirnya, KPU Minsel Tindaklanjuti Temuan KTP-El Ganda

Kata Polla, nantinya ruang kelas yang direnovasi tersebut bila selesai akan dipakai sebagai ruang budaya dan kesenian. Diakuinya, SMAN 1 Amurang belum memiliki ruang diatas. Maka dari itu, kami berupaya setelah selesai direnovasi akan dijadikan ruangan kebudayaan dan seni.

‘’Biar, para siswa yang hoby dengan budaya atau seni musik dan lainnya akan memanfaatkan ruang tersebut. Yang pasti, setelah selesai direnovasi, gedung tersebut akan dilengkapi dengan berbagai peralatan. Agar supaya, para siswa tak merasa bosan bila tak dilengkapi dengan peralatan pendukungnya,’’kata mantan Kepala SMA Negeri 1 Amurang Timur.

Baca juga:  Tinjau Geotermal Pertamina, Dandim Slamet Raharjo Dampingi Mayjen TNI George Elndus Supit

Menyinggung soal pembelajaran sekitar 800-an siswa di pandemi Covid-19, Polla menjelaskan bahwa pada dasarnya semua berjalan dengan baik. Karena memang, kami diperintahkan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut untuk melaksanakan pembelajaran baik PJJ, Daring maupun Luring dengan baik.

‘’Pokoknya, pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diantaranya melalui Daring dan Luring semuanya berjalan baik. Hanya saja, bila masih ada siswa yang tidak memiliki android, maka wajib mendatangi sekolah. Dan ternyata banyak siswa yang datang untuk belajar kelompok dan langsung ditindaklanjuti oleh para wali kelas,’’sebutnya. (ape)

Pos terkait