Menu

Pengembangan Pariwisata Sulut, Kemenparekraf Minta Hilangkan Ego Sektoral

  Dibaca : 116 kali
Pengembangan Pariwisata Sulut, Kemenparekraf Minta Hilangkan Ego Sektoral
Direktur Pengendalian Kedeputian Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hassan Abud bersama Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut Henry Kaitjily saat berada di puncak Gunung Mahawu.

indoBRITA, Manado – Direktur Pengendalian Kedeputian Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hassan Abud memuji Gunung Mahawu yang ada di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ia memuji saat hiking bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily.

“Bagus ini tidak ada sampah plastik,” ujar Abud di sela-sela hiking ke Gunung Mahawu, Jumat (9/10/2020) sore.

Kendati demikian, ia mengharapkan destinasi Gunung Mahawu dikembangkan lagi.

“Lima daerah yang saya lihat di Sulut miliki potensi wisata alam yang luar biasa. Sama seperti Gunung Mahawu ini. Ya diharapkan ke depan pengembangannya ditingkatkan terlebih pascapandemi Covid-19,” tuturnya.

Pengembangan dimintakan segera dilakukan agar nantinya ketika pariwisata telah dibuka bebas bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, Gunung Mahawu sudah siap menyambut turis.

“Kalau menurut saya ini potensinya luar biasa. Tak kalah dengan provinsi-provinsi lain,” tuturnya.

Namun, yang diperhatikan untuk pengembangan pariwisata adalah destinasi dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pengembangannya harus dikemas dengan baik, seperti SDM, kuliner dan lain-lain. Jangan mereka datang hanya foto tapi ada oleh-olehnya yang bisa dibawa pulang,” bebernya.

Selain itu, ia meminta kepaa instansi yang mengelola tempat pariwisata untuk lebih terbuka.

“Dinas pengelola harus terbuka dan harus berkolabarasi dengan dinas-dinas lainnya. Mereka harus berkolaborasi bersama harus hilangkan ego sektoral sama-sama membangun pengembangan pariwisata di Sulut,” jelasnya.

Jika kolaborasi sudah mantap, pemerintah pusat pasti lebih mudah dalam hal kerja sama.

“Dari situ sinergitasnya enak. Kalau punya kolaborasi antarinstansi sudah baik, pusat enak kerjasamanya,” imbuhnya.

“Ini memang bukan tugas Kemenparekraf, tapi menjadi urusan bersama untuk pengembangan wisata Indonesia khususnya wisata di Sulawesi Utara,” pungkasnya.(sco)

Baca juga:  Dipimpin Presiden Jokowi, Gubernur Olly Hadiri Ratas Pengembangan Pariwisata
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional