Menu

Ditlantas Polda Sulut Berlakukan Tes Uji SIM B1 dan B2 Menggunakan Truk Gandeng

  Dibaca : 253 kali
Ditlantas Polda Sulut Berlakukan Tes Uji SIM B1 dan B2 Menggunakan Truk Gandeng

IndoBRITA, Manado–Surat Izin Mengemudi (SIM) terbagi dalam beberapa golongan, yakni SIM A, B1, B2, dan C. Khusus untuk kendaraan besar empat roda atau lebih menggunakan SIM B1 dan B2.

Menilik Pasal 80 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), SIM B1 dan B2 dibedakan berdasarkan jumlah berat yang diperbolehkan. Dimana SIM B1 dan B1 Umum, yakni untuk sopir yang mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan atau umum dengan jumlah berat lebih dari 3,5 ton. Sedangkan SIM B2 dan B2 Umum, untuk mengemudikan k0endaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor lebih dari 3,5 ton dengan menarik.

Adapun syarat pertama untuk bisa memiliki SIM B1 dan B2 ialah pemohon sudah terlebih dulu memiliki SIM A, atau sim untuk mobil biasa. Syarat selanjutnya adalah praktek uji SIM.

Baca juga:  KNKT Dapatkan Percakapan Petugas Airnav dengan Pilot Lion Air

Baru-baru ini Polda Sulut khususnya Direktorat Lalu Lintas mendapat sejumlah kendaraan truk gandeng yang diberikan Korlantas Polri diperuntukan bagi para teruji SIM B1 dan B2.

“Kita mengucapkan rasa syukur, karena Korlantas sudah memberikan menyalurkan kendaraan truk gandeng. Truk gandeng ini tentu kendaraan yang berat dan panjang ini diperuntukkan bagi para teruji SIM B1 dan B2,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Kombes Pol Iwan Sonjaya.

Nah, untuk sarananya, seperti Safety Driving Centre menurut Dirlantas Polda Sulawesi Utara belum memilikinya. Nanti kendaraan tersebut akan gunakan untuk uji praktek dua.

Baca juga:  Toga, Tomas, Parpol dan Forkopimda Sulut Buka Puasa Bersama di Polda

“Di mana uji praktek dua ini adalah turun ke jalan, tapi nanti didampingi dengan instrukturnya. Sehingga kita berharap bagi para teruji SIM B1 dan B2 sudah pernah merasakan dan sudah mengoperasionalkan kendaraan truk gandeng tersebut,” terang Sonjaya.

Diakui Kombes Sonjaya, bahwa selama ini belum ada sarana prasarana kendaraan truk gandeng, sehingga dengan hadirnya kendaraan truk gandeng ini, pihaknya bisa berlakukan untuk seluruh Sulawesi Utara.

“Fasilitas ini sengaja dihadirkan sebagai bagian memperkenalkan sekaligus mempertajam pengetahuan pengemudi kendaraan bermotor dalam rangka menciptakan keselamatan berlalu lintas. Selain itu juga tentunya dalam rangka membangun budaya tertib lalu lintas. Serta akan menghasilkan para teruji SIM pemegang SIM B1 dan B2 yang berkualitas,” jelas Sonjaya.(hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional