Menu

Pjs M20 Undang Lurah dan Camat Amurang Raya

  Dibaca : 90 kali
Pjs M20 Undang Lurah dan Camat Amurang Raya
Pjs M20 saat gelar rapat bersama 10 Lurah dan Tiga Camat Amurang Raya

indoBRITA, Amurang – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minahasa Selatan Drs Meiki Marthen Onibala, M.Si mengundang 10 Lurah dan tiga camat di Amurang Raya, Senin (26/10/2020) untuk menggelar rapat. Rapat diatas, sekaligus mendengar keluhan para lurah dan camat dalam rangka Pilkada, 9 Desember 2020.

‘’Saya ingatkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk jaga netralitas dalam rangka Pilkada serentak, 9 Desember 2020 mendatang. Apabila ada laporan dan tidak mengindahkan, maka siap-siap diberi sanksi dan pasti diganti. Pasalnya, ASN yang tak netral bisa diganti karena sudah ada lampu hijau dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),’’kata Onibala.

Sekali lagi, jalankan tugas sebagai ASN atau PNS dengan sebaik-baiknya. Kalau tidak netral, siap-siap diberi sanksi tegas atau langsung diganti (roling, red) saja. ‘’Kan sudah ada lampu hijau dari KASN. Kenapa harus takut diganti. Kalau ngoni ba jenggo, kita le bole ba jenggo. Makanya netral-netral jo sesuai aturan,’’tegas Kepala Inspektorat Daerah Sulut ini.

Baca juga:  Jajaran Polres Minsel Gelar KRYD Sasaran Pekat

M20 menegaskan, dalam rapat khusus 10 lurah dan tiga camat di Amurang Raya adalah soal kenetralan ASN. Jangan lagi kumabal, ingat kalau rapat wajib pakai masker putih. Jangan lagi pakai masker kuning atau merah.

‘’Sekali lagi, dalam setiap pertemuan/rapat gunakan masker putih biar netral. Itu namanya netralitas PNS dalam rangka Pilkada serentak, 9 Desember 2020 mendatang. Lanjut dikatakan M20, bukti-bukti ketidaknetralan ASN terutama lurah dan camat sudah ada di meja nya. Menariknya, mulai dari memakai atribut, symbol jari sampai masuk keluar rumah untuk kampanye paslon,’’tegasnya.

Baca juga:  Seleksi Paskibraka Minsel Mulai Maret dan April

Menurutnya, tugas Pjs Bupati Minsel adalah mengawasi dan memantau ASN yang kabarnya di Minsel banyak tak netral. Selain itu, tugas Pjs Bupati Minsel saat ini untuk mensukseskan Pilkada Minsel 9 Desember 2020 mendatang.

‘’Jadi, kasihan rakyat kalau ditekan-tekan atau dipaksa untuk memilih pasangan tertentu. Biarkan rakyat yang memilih sesuai hati nurani atau siapa yang pantas dinilainya dapat menjadikan kesejahteraan lebih baik. Nah, torang-torang yang pakai masker symbol tertentu itu namanya ‘pendukung’. Dengan demikian, kita netral maka semuanya bisa berjalan dengan baik,’’pungkas mantan Kepala BKD Minsel. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional