Menu

Pilkada 2020 di Sulut, Jangan Ada yang Dirugikan dan Tersakiti

  Dibaca : 211 kali
Pilkada 2020 di Sulut, Jangan Ada yang Dirugikan dan Tersakiti
Jeffry Th Pay

indoBRITA, Manado – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2020, dapat dikatakan sebagai Pilkada Corona. Karena pelaksanaannya terjadi di saat pandemi virus Corona. Di Sulut khususnya, akan digelar tujuh ┬ápilkada, yaitu Pemilihan Gubernur Sulut, Walikota Manado, Walikota Bitung, Walikota Tomohon, Bupati Minahasa Utara, Bupati Minahasa Selatan, dan Bupati Bolmong Timur juga Bupati Bolmong Selatan, bersama para wakilnya.

Pengamat sosial politik Jeffry Th Pay, mengharapkan pelaksanaan pilkada di Sulut ini bisa terwujud dengan Tri Sukses. Yaitu sukses dalam perencanaan/tahapan, sukses pelaksanaan, dan sukses perolehan hasil.

“Semua warga dan pemerintah tentu berharap pilkada ini bisa berjalan lancar dan sukses. Oleh karena itu baik penyelenggara dalam hal ini KPU dan pihak pengawas, yaitu Bawaslu Provinsi/Kabupaten/Kota harus benar-benar menjalankan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing. Aparat keamanan juga harus ekstra protektif agar jalannya pilkada aman dan terkendali,” tegas Jeffry, yang juga pernah menjadi Anggota Panwas Kabupaten Minahasa.

Baca juga:  150 Personel Polisi Siaga di PN Manado

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan pilkada ini, diupayakan agar tidak ada pihak yang dirugikan atau tersakiti. Karena itu hendaknya pelaksanaan benar-benar mewujudkan demokrasi yang bermartabat, santun tapi tegas. Menurut dia, menghadapi pilkada tensi politik memang akan naik. Karena itu semua pihak dan para pendukung dapat mengendalikan diri.

“Jauhkan sifat fanatisme yang berlebihan. Hindari potensi konflik. Karena selesai pilkada, semua akan menghadapi kebutuhan dan kepentingannya masing-masing,” ujarnya lagi. Apalagi, pilkada saat ini, tutur Jeffry Pay berlangsung di saat negara kita sedang menjalani masa resesi ekonomi akibat pandemi virus corona.

Baca juga:  Pascapemilu, KPU Minut Lakukan Evaluasi Teknis Penyelenggaraan

Dan berkaitan dengan itu, maka sebaiknya mendahulukan dulu kepentingan ekonomi, khususnya pemenuhan kebutuhan keluarga dan pribadi. “Dan dalam tahapan-tahapan, terutama saat hari H, tetap melakukan protokol kesehatan,” pungkasnya yang juga wartawan senior ini. (*/ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional