Menu

KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada, Sambuaga: Harap Warga tak Bingung di TPS

  Dibaca : 45 kali
KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada, Sambuaga: Harap Warga tak Bingung di TPS
KPU Minsel menggelar simulasi pilkada serentak. Polres Minsel ikut mengamankan lokasi.

indoBRITA, Amurang – Akhir pekan kemarin, KPU Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan simulasi pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di Kelurahan Ranoiapo, Kecamatan Amurang, Sabtu (21/11/2020).

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga, STP

Kegiatan simulasi tersebut, KPU Minsel menyediakan tenda untuk dijadikan TPS (Tempat Pemungutan Suara). Selanjutnya, dalam simulasi tersebut ada petugas KPPS, surat suara, kotak suara, bilik suara, masyarakat wajib pilih serta personel pengamanan dari Polres Minahasa Selatan.

Menariknya, sebagaimana aturan yang berlaku di masa pandemi Covid-19, simulasi ini mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Di mana seluruh masyarakat wajib pilih, serta pihak panitia dan personel pengamanan menggunakan alat pelindung diri (masker/faceshield), menjaga jarak serta mencuci tangan saat masuk / keluar TPS.

Lebih menarik, pihak KPU Minsel menyediakan peragaan saat masyarakat membuat keributan dilokasi lantaran tak bisa mencoblos. Karena namanya tak ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Akibatnya, pihak Polres Minsel ikut andil mengamankan jalannya proses pemilihan yang ditampilkan dalam simulasi tersebut.

Baca juga:  FPSL 2K18, Pemkot Bitung Fokuskan Sailing Pass

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga, STP menjelaskan, bahwa simulasi ini dilaksanakan supaya mengenalkan kepada masyarakat hal-hal baru ketika akan memilih dan berada di TPS. “Kami berharap supaya masyarakat pemilih tak bingung ketika berada di dalam TPS,” kata Sambuaga.

Jadi, katanya lagi bahwa simulasi diatas hanya contoh, biar warga mengetahui dengan jelas. Menurutnya, petujuk KPU pusat bahwa sebelum pelaksanaan Pilkada harus dilaksanakan simulasi. Dan simulasi diatas bekerja dengan Polres Minsel, karena memang apabila terjadi, pihak polisi-lah yang harus didepan mengamankan lokasinya.

Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon yang turut dalam pengamanan mengatakan, mekanisme jika ada keributan yaitu Ketua Panitia Pemungutan Suara mengundang petugas PAM TPS, kemudian petugas melaporkan ke Polsek terdekat, hingga kemudian pelaku keributan diamankan.

Baca juga:  Wawali SAS Kawal Penyaluran Bansos Tahap Dua

‘’Masyarakat wajib pilih diminta untuk berpartisipasi dalam memberikan hak suaranya pada Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti,’’ujar Kapolres.

Sekali lagi, ungkap Kapolres Minsel, bahwa tidak perlu takut menyalurkan hak suara. Karena mekanismenya mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

‘’Tak henti-hentinya kami mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun antiseptik, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (4M),” pungkas Kapolres. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional