Menu

Berharap Pilkada 2020 Aman, Sambuaga: Ada 15 Hal Baru Saat di TPS

  Dibaca : 171 kali
Berharap Pilkada 2020 Aman, Sambuaga: Ada 15 Hal Baru Saat di TPS
Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga, STP

indoBRITA, Amurang – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 tinggal menghitung hari. Sama halnya di  Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pelaksanaan Pilkada kurang delapan hari. Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minsel, Rommy Sambuaga, STP menjelaskan, ada 15 (lima belas) hal baru akan ditemui warga (pemilih) saat berada di tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada, 9 Desember 2020.

Demikian disampaikan Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga kepada indoBRITA.co saat dikonfirmasi Senin (30/11/2020). “Ya, dimasa Pandemi Covid-19, terdapat 15 hal baru akan ditemui pemilih setelah berada di TPS. Maksudnya, ketika pemilih berada di TPS masing-masing, pemilih wajib mengetahuinya sebelum masuk di TPS. Pertama adalah dibatasnya jumlah pemilih, sehingga totalnya menjadi 500 pemilih untuk 1 (satu) TPS,” katanya.

Menurutnya, hal kedua jelas Sambuaga adalah pengaturan kedatangan pemilih ke TPS. “Yaitu, sesuai aturan yang ditetapkan KPU pemilih saat antri di luar dan dalam TPS untuk menjaga jarak/tidak berkerumun dan tidak bersalaman,” ungkap Sambuaga.

Baca juga:  Instruksi Pjs Bupati M20, Inspektorat Daerah Sulut Periksa 167 Desa Terkait Dandes

Maksudnya, TPS menyediakan tempat cuci tangan. ‘’Pemilih saat berada di TPS wajib menggunakan masker dan tersedianya sarung tangan plastik di TPS. Hal diatas, jelasnya semua sudah ada di TPS dan disediakan penyelenggara yaitu KPU dan semuanya  diperuntukan bagi pemilih,” tegasnya lagi.

Selanjutnya, jelas Sambuaga lagi, untuk petugas TPS akan menggunakan pelindung wajah, menggunakan sarung tangan selama bertugas dan disediakan masker ganti. Sama halnya para petugas KPPS telah menjalani Rapid Test sebelum bertugas.

“Hanya saja, ditambahkannya para pemilih diharuskan membawa alat tulis sendiri dan tersedianya tisu kering yang akan digunakan usai cuci tangan,’’ tambahnya.

Sambuaga juga menyampaikan, setiap pemilih yang akan masuk ke TPS akan dicek suhu tubuhnya, serta lingkungan TPS akan didesinfeksi oleh petugas.

“Setiap pemilih yang selesai mencoblos, tintanya akan di tetes ke jari, tidak lagi di celup seperti pada Pilcaleg tahun 2019 lalu. Dan terakhir, terdapat bilik khusus yang disiapkan bagi pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius,” terang Ketua KPU Minsel yang akrab dengan media.

Baca juga:  Hadiri Diseminasi P4GN Melalui Pemanfaatan Media Konvensional Tatap Muka, Lurah Karut Imbau Ini

“Sekali lagi, kita ingin meyakinkan kepada masyarakat Minsel, bahwa dari 515 TPS di Minsel dipastikan semuanya aman dan terkendali. Disatu sisi, pihaknya bekerjasama dengan Polres Minsel dalam rangka pengamanan TPS. Termasuk pihak TNI dan Hansip ikut mengamankan TPS,” ujarnya.

Dengan demikian, Sambuaga dan komisioner KPU lainnya pun mengajak masyarakat untuk datang di hari pemungutan suara Pilkada serentak. ‘’Jangan lupa ne, kita datang di TPS, satu suara adalah masa depan daerah kita. Jangan Golongan Putih (Golput). Kalau Golput, berarti kita tidak mendukung program nasional ini. Seperti kita ketahui, Pilkada Minsel digelar tanggal 9 Desember 2020 nanti,’’sebut Komisioner Maya Sarijowan, SE. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional