Jemaat GMIM Minsel Waspada, Maramis: Desember Penuh Damai

Pdt Letkol Jeffry H Maramis, S.Th M.Th

indoBRITA, Amurang – Peristiwa di Sigi masih membekas jemaat GMIM Minahasa Selatan. Bahkan, tak hanya GMIM saja. Tetapi, seluruh umat kristiani di Minsel ikut mengutuk pelaku yang membunuh satu keluarga. Pun demikian, tokoh masyarakat Minsel Pdt Letkol Jeffry H Maramis, S.Th M.Th angkat suara soal kasus tersebut.

‘’Saya mengajak, warga GMIM khususnya di Minsel untuk terus berdoa biar masalah di Sigi selalu dilindungi Tuhan. Tetapi, sebagai umat yang percaya, saya ajak kita terus waspada dengan keadaan. Diakuinya, Minsel aman. Memasuki bulan Desember 2020, yang adalah bulan damai sejahtera menyambut kelahiran Yesus Kristus. Maka ajaknya kita selalu berdoa biar Minsel aman dan terkendali,’’ujar Maramis yang juga pendiri GMIM di Jabodetabek dan Batam.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Pernak Pernik Natal Menghiasi Kantor Polda Sulut

Menurut tokoh gereja yang juga abdi negara itu, warga Minsel harus selalu waspada dengan kejadian. Maksudnya, bahwa tidak bakal terjadi kasus Sigi di Minsel. Namun, minta pihak kepolisian, TNI dan rakyat untuk berjaga bersama-sama. Baik desa/kelurahan maupun semua lorong kita wajib jaga keamanannya.

‘’Kita tahu bersama, tanggal 9 Desember 2020 adalah agenda nasional yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Minsel serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Olehnya, mari kita ajak bersama-sama selalu waspada dari ajakan kurang sehat. Kita tahu, Minsel aman dari hal-hal negatif. Namun, percaya kita bisa sukseskan Pilkada Minsel yang akan digelar oleh KPU Minsel,’’tegasnya.

Baca juga:  17 Tahun Dipersiapkan, Alkitab PB Tombulu Terbit.

Dengan demikian, penting disini adalah menjaga keamanan dari perbuatan-perbuatan tidak menyenangkan guna menjadikan Minsel tidak aman. ‘’Ingat, Desember adalah bulan damai sejahtera. Kita aman, maka Minsel juga sehat dan sejahtera. Sekali lagi, kita tetap waspada kasus Sigi. Agar supaya Minsel aman dan terkendali,’’kata Maramis yang juga pengamat pemerintahan dan sosial Minsel. (ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *