Menu

KPK Tipikor Minsel, Maramis: Ini Bagian Pengawasan Korupsi dan Penegakkan Hukum

  Dibaca : 57 kali
KPK Tipikor Minsel, Maramis: Ini Bagian Pengawasan Korupsi dan Penegakkan Hukum
Jeffry H Maramis selaku penggagas terbentuknya KPK Tipikor Minsel belum lama.

indoBRITA, Amurang – Beberapa tahun terakhir, Kabupaten Minahasa Selatan diduga banyak pejabat yang terjerat hukum. Bahkan, ada diantara pejabat sudah resmi ditahan. Termasuk, ada juga pejabat yang masih dalam penyelidikan, tetapi tidak sedikit pejabat yang dugaan melakukan korupsi tapi belum tersentuh hukum. Olehnya, kehadiran Komisi Pengawasan Korupsi Tindak Pidana Korupsi (KPK Tipikor) Minahasa Selatan adalah bagian pengawasan korupsi dan penegakkan hukum di Minsel.

‘’Ya, saya ditugaskan DPW KPK Tipikor Sulut mencari figur-figur yang notabene siap mengalahkan cara orang (khususnya pejabat, red) yang suka lakukan korupsi demi kepentingan diri sendiri. Dan ternyata, setelah ditimbang-timbang hasilnya memuaskan. Ada 25 orang dari latar belakang berbeda, seperti advokat, pendeta,  pensiunan polisi, mantan birokrat, pers dan pengusaha serta juga IRT siap gabung di KPK Tipikor Minsel,’’ujar Jeffry H Maramis, S.Th M.Th yang  adalah tokoh dan pemerhati hukum dan keagamaan.

Menurutnya, sekarang struktur awal sudah ada. Hanya saja, DPD KPK Tipikor Minsel masih akan dilakukan kesempurnaan dalam strukturnya. Pasalnya, jelas Maramis masih menunggu AD/ART dari DPW KPK Tipikor Sulut.

Baca juga:  Tonaas Wangko BMI Siap Bersinergi dengan Aparat Amankan NKRI

‘’Selain AD/ART, juga persiapan dalam rangka pelantikan yang nantinya dilakukan oleh Menkopolhukam Mahfud MD dalam dekat ini di Manado. Jadi sekali lagi, pembentukan KPK Tipikor di Sulut dan Indonesia pada umumnya adalah ide dan gagasan Menkopolhukam Mahfud MD. Maka dari itu, ormas resmi ini akan melakukan pengawasan terkait korupsi di Minsel khususnya,’’ kata Maramis yang juga pemerhati pembangunan serta keagamaan Sulut.

Ditambahkannya, keberadaan DPD KPK Tipikor Minsel sama dengan ormas, LSM lainnya yang sudah hadir lebih awal di Minsel. Artinya, setelah resmi dilantik kami akan sama-sama berkoordinasi untuk mencari siapa-siapa yang melakukan korupsi uang Negara hanya untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu, Ketua DPD KPK Tipikor Minsel Willem Mononimbar, SH menilai dipilihnya sebagai ketua karena terpanggil untuk mengamankan uang Negara dari orang-orang yang suka lakukan korupsi di Minsel. ‘’Ya, jujur saya akan abadikan lembaga ini untuk Minsel yang lebih baik. Artinya, kedepan tak ada lagi oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan sesaat. Yang pasti, semua yang ditemui akan diseret kerana hukum tak terkecuali dengan menghimpun data-data akurat,’’ungkap Mononimbar yang juga advokat.

Baca juga:  Kukuhkan Dua Kelompok Tani di Ranomea, Pasla: Jangan Hanya KSB yang Proaktif

Lanjut Mononimbar, KPK Tipikir Minsel belum resmi beroperasi, karena memang kami masih menunggu AD/ART serta kelengkapan resmi untuk dibawah ke Kesbangpol Minsel. Termasuk didalamnya rencana pelantikan semua DPD yang ada di Sulut.

‘’Nah, apabila KPK Tipikor Minsel resmi hadir, maka tahun 2021 kami akan action dan mengungkap kasus-kasus lama yang bersemi untuk menciptakan Minsel lebih baik. Doakan, biar lembaga ini dipercaya warga untuk menjaga marwah kepercayaan orang Minsel sendiri,’’pungkas Mononimbar yang juga putra Amurang (Letter B, sekarang Ranoiapo,red). (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional