Pemprov Sulut Terus Berprestasi

indoBRITA, Manado – Kerja keras Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menghasilkan sejumlah penghargaan. Prestasi tersebut dipersembahkan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, untuk rakyat Bumi Nyiur Melambai.

Prestasi pun datang pada saat pandemi Covid-19 ini. Di mana, Olly Dondokambey diganjar penghargaan CNBC Indonesia Awards, sebagai The Best Leader-The Innovative Leader in Agroindustry.

Bacaan Lainnya

Penghargaan ini diterima langsung Olly Dondokambey, Jumat (23/10/2020) di Gedung Transmedia Lantai 3, Jakarta.

Tim riset CNBC Indonesia menilai Olly Dondokambey secara teknis dan inovatif mampu mempertahankan Determinasi merawat sektor Agrikultur (Perkebunan dan Pertanian) dan bergerak mendorong pengembangan bisnis dan Industri sektor tersebut sejak menjabat Gubernur Sulut pada tahun 2016 silam hingga saat ini.

Inovasi dan kegigihan Olly Dondokambey “bertahan di masa sulit Pandemi Covid-19” itu dibuktikan dengan berhasil melakukan ekspor sembilan komoditas pertanian dari Sulut ke-15 Negara pada Selasa(26/08/2020) lalu ke negara Cina, Amerika Serikat, Jerman, Spanjol, Rusia,Polandia,Australia, Thailand, Vietnam dan Denmark dengan total ekspor senilai Rp47,84 miliar.

Adapun sembilan komoditas yang diekspor melalui pelabuhan peti kemas Bitung mayoritas produk keturunan Kelapa dan sejenisnya  dan bukan produk mentah meliputi Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil)kelapa Parut, Tali sabut kelapa, santan kelapa dan air kelapa.

Atas prestasi besar tersebut, maka sejak tahun 2016 hingga 2019 pertumbuhan ekonomi Sulut selalu berada di atas rata-rata nasional yakni di angka rata-rata 6%. Khusus di masa Pandemi Covid-19, PDRB Sulut pada triwulan 1-2020 memang terkontraksi ke angka -3,89%, tapi masih diatas pertumbuhan PDB nasional yang -5,32%. Secara kumulatif, ekonomi Sulut pada semester I masih tumbuh 0,38%

Baca juga:  Perjuangan OD-SK, Sulut Dapat Kapal Baru Lagi Layani Rute Kepulauan

Disamping itu, dalam meningkatkan kesejahteraan para petani, mantan Komisi XI DPR RI itu melakukan dua inovasi strategis yakni pertama berhasil mendorong pemerintah menerbitkan beleid baru yang mengatut nilai lain sebagai Dasar Penggenaan Pajak(DPP) yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.89/PMK.010/2020 yang terbit pada tanggal 27 Juli 2020.

Inovasi kedua adalah Olly Dondokambey meluncurkan asuransi bagi para petani yang melindungi resiko gagal panen dengan luas lahan telah mencapai 3.000 hektare sawah dan 47.043 hektare kebun(sesuai data BPS Per 2019).

Dengan program dan terobosan tersebut, Pemprov Sulut sukses mengangkat Nilai Tukar Petani(NTP) dari level 96,21 pada tahun 2016 menjadi 98,23 pada tahun 2019. Angka ini mengindikasikan bahwa tingkat kesejahteraan petani semakin membaik.

Dalam mencapai penilaian tersebut Tim riset CNBC melakukan kajian riset dan analisis terhadap kemajuan daerah, fokus pada tiga variabel: innovation (inovasi program), Process (efektivitas implementasi), dan People (dampak bagi stakeholder).

Tak hanya itu, Gubernur Olly juga meraih penghargaan Indonesia Awards 2020 dengan tajuk “Kebanggaan Indonesia” yang digelar stasiun televisi iNews (MNC Group), Rabu (7/10/2020) malam.

Olly terpilih lewat penilaian tim juri, di antaranya juri kehormatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT).

Gubernur Olly menerima award atas dedikasi, prestasi dan konsistensinya dalam membangun negeri, terlebih khusus di Sulawesi Utara.

Olly masuk dalam tokoh yang memenangkan Indonesia Award (IA)-IV 2020 pada kategori bidang Pertanian dan Perdagangan dengan apresiasi terhadap terobosan program Asuransi Pertanian dan Ekspor.

Baca juga:  September Bulan Penegakan Disiplin, Sekdaprov Silangen Ajak ASN-THL Jaga Kekompakan

Prestasi lain yang disabet Pemprov Sulut yakni juara 1 nasional dalam ajang Paritrana Award yang merupakan penghargaan Presiden RI di bidang BPJS Ketenagakerjaan. Berkat inovasi yang dibuat, PERKASA (Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan di Provinsi Sulawesi Utara) meraih penghargaan pada Paritrana Award, Rabu (12/8/2020).

Sulut juga berhasil memperoleh prestasi membanggakan, antara lain dinobatkannya Sulut sebagai The Rising Destination of Year 2019, karena keberhasilan Sulut meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ± 521% melalui terobosan pembukaan direct flight ke sejumlah kota besar di China.

Selain prestasi tersebut, adapula keberhasilan yang diukir Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Diantaranya, indikator makro Sulut menunjukan progres positif. Seperti pada angka kemiskinan mampu ditekan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019 dari sebelumnya 8,98% pada tahun 2016, di mana angka kemiskinan di Sulut berhasil ditekan hingga satu digit melalui optimalisasi program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.

Sedangkan IPM Sulut, yang merupakan pengukur tingkat kesehatan, pendidikan dan pengeluaran per kapita, mengalami peningkatan dari angka 71,05 pada tahun 2016, menjadi 72,99 pada akhir tahun 2019, dan angka itu berada diatas nasional, bahkan berada pada peringkat 7 dalam 10 tahun terakhir.

Aktivitas ekonomi berkelanjutan yang juga meningkat, dengan indeks kualitas lingkungan hidup, berada pada angka rata-rata 70%; dan PDRB perkapita Sulawesi Utara yang terus meningkat dalam periode 2016-2019. Di tahun 2016 berada pada angka 41,33 juta rupiah dan pada tahun 2019 mencapai 52,2 juta rupiah.(sco)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *