Menu

TUHAN DALAM ‘AGAMA’ DEMOKRASI

  Dibaca : 216 kali
TUHAN DALAM ‘AGAMA’ DEMOKRASI
Sovian Lawendatu (Foto: dok SL)

Oleh Sovian Lawendatu
(Semacamcatatanbudaya)

Selain bola kaki, yang kini terbilang ‘agama’ global niscaya adalah juga demokrasi. Betapa tidak. Demokrasi telah menjadi keyakinan umat manusia sejagat sebagai ‘jalan keselamatan”.

Alhasil, kalau ingin selamat, manusia — dalam hidup kesosialan dan kenegaraannya — mestilah berdemokrasi. Tentu, ini sudah menyangkut pilihan hidup untuk tidak memilih alias golput — maklumlah, kata mereka yang empunya ilmu, golput adalah sisi hakiki demokrasi.

Sebagai ‘agama’, demokrasi mengusung keberadaan ‘tuhan’. Wujudnya ialah kapital dan/atau uang.

Kalau begitu, di manakah posisi Tuhan dalam agama politik global ini?

Baca juga:  James Sumendap Sang Gladiator di Panggung Politik

Sama seperti saya dan warga ‘sidi’ atau dewasa umumnya, Tuhan dalam agama demokrasi berposisi sebagai bagian dari konstituen pemilih. Karenanya, jangan heran, kalau di setiap ritual agama yang satu ini, ya pemilu, Tuhan pun punya jagoan, sekaligus menjadi target penggalangan dukungan, termasuk dengan cara money-politics.

Yang mungkin membedakan Tuhan dengan konstituen pemilih pada umumnya, taruhlah di lokus kita kini, antara lain ialah konsistensi dan konsekuensi dalam hal moralitas. Artinya, Dia menentukan pilihan politiknya semata karena gerakan hati nurani-Nya yang jujur dan bersih dari pamrih, ikhwal yang sejalan dengan hakikat demokrasi sebagai ‘jalan keselamatan’ umat ciptaan-Nya. Makanya, jangan heran, kalau dalam proses ritual agama ini, yakni pemilu, yang kodratnya memang menuhankan uang, Tuhan sering kalah, bahkan kalah telak alias K.O.

Baca juga:  Gereja jangan hanya Fokus Melihat ke Langit

Tentu, Tuhan juga menjadi golput, ketika Ia melihat bahwa tidak ada kontestan yang layak dipilih-Nya. Nah, kalau begini jadinya, kita sepatutnya mengangkat dua jempol kepada Tuhan demi rasa syukur kita atas tegaknya ‘agama’ demokrasi. (Penulis adalah Budayawan Sulut/Kolumnis Tetap indoBRITA)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional