Menu

Jajaran Kejati Sulut Mengikuti Rakernas Kejaksaan RI

  Dibaca : 87 kali
Jajaran Kejati Sulut Mengikuti Rakernas Kejaksaan RI

IndoBRITA, Manado–Jajaran Kejaksaan Tinggi Sulut mengikuti rakernas Kejaksaan RI secara Virtual, di aula Sam Ratulangi, Senin(14/12/2020).

Pjs Kasi Penkum Mustari Ali, mengatakan rakernas Kejaksaan RI diikuti oleh Kajati Sulut Albina Dita Prawitaningsih, Wakajati Sulut Raimel Jesaja, Asisten Tindak Pidana Khusus, Asisten Intelijen, Asisten Pembinaan, Adatun, Plt Aspidum, Plt Aswas, Jaksa yang dikaryakan di Pemkot Manado, dan seluruh pejabat struktural Kejati Sulut.

“Acara pembukaan rakernas Kejaksaan RI tahun 2020 dengan tema, Komitmen Kejaksaan Menyukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dari Istana Negara Jakarta, diikuti oleh Jaksa Agung RI,Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda,Kabandiklat, eselon II di Kejagung dan peserta Raker dari Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung Jakarta dengan diawali Laporan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, dengan melaporkan kinerja dan capaian Kejaksaan RI sepanjang tahun 2020,” kata Ali.

Baca juga:  Rekor Dunia Penyelam Bergandengan Tangan Terpanjang Pecah di Manado

Lebih lanjut dijelaskan Ali, bahwa kondisi pemerintahan saat Pandemi Covid-19 membuat kebijakan stabilitas politik, hukum dan keamanan serta transformasi pelayanan publik pada tahun 2021, yang diarahkan untuk mendukung pemulihan pembangunan pasca Pandemi, khususnya dalam upaya mewujudkan situasi kondusif melalui penegakan hukum dan menciptakan keamanan.

“Kebijakan ini diantaranya dilaksanakan dengan optimalisasi proses penegakan hukum secara konvensional dalam sistem peradilan akibat kebijakan pembatasan jarak fisik (Physical Distancing). Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu upaya untuk memulihkan pembangunan pasca Pandemi Covid-19. PEN dibuat agar nantinya negara siap menghadapi ancaman yang bisa membahayakan stabilitas keuangan,” ucap Ali.

Peran Kejaksaan RI dibutuhkan, hadir untuk mengawal program tersebut berjalan sesuai tujuannya. Program PEN dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk penanganan Pandemi Covid-19.
Program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama wabah Corona (Covid-19) melanda. Kejaksaan RI juga tetap berpedoman pada visi dan misi Presiden Joko Widodo, yaitu peningkatan kualitas manusia Indonesia, peningkatan sistem hukum yang bebas dari korupsi, bermartabat dan terpercaya, perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga serta pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya.

Baca juga:  Stery Andih Jabat Kasi A Kejati Sulut

“Raker ini juga diikuti sekitar 4.386 warga Adhyaksa di seluruh Indonesia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutup Ali.(hng)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional