Menu

FDW Loby Balai Jalan dan Jembatan Sulut, 70 Miliar untuk Kelanjutan Pembangunan Jalan Dua Arah Amurang

  Dibaca : 57 kali
FDW Loby Balai Jalan dan Jembatan Sulut, 70 Miliar untuk Kelanjutan Pembangunan Jalan Dua Arah Amurang
FDW dan sejumlah anggota DPRD Sulut dan Minsel saat berada di Balai Jalan dan Jembatan Sulut

indoBRITA, Amurang – Wakil Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH melakukan pertemuan di Balai Jalan dan Jembatan Sulawesi Utara di Desa Suwaan Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara Senin (11/1/2021). Kedatangan bupati terpilih utusan PDIP-Perindo di Balai Jalan dan Jembatan bersama sejumlah staf Dinas PUPR Kabupaten Minsel. Kunjungan FDW tersebut dalam rangka pembangunan jalan dua arah di Amurang.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minsel Dekky Tuwo, S. Sos menjelaskan, kedatangan FDW dan rombongan dalam rangka mempertanyakan kelanjutan pembangunan jalan dua arah di Amurang yang sudah hampir lima tahun tak dilanjutkan. ‘’Nah, dari pertemuan dengan pimpinan Balai Jalan dan Jembatan Sulut tersebut, terungkap kalau ada anggaran untuk kelanjutan pembangunan jalan dua arah tersebut melalui APBN 2021,’’kata Tuwo.

Kata Tuwo lagi, informasi yang berasal dari Balai Jalan dan Jembatan anggaran kelanjutan pembangunan jalan dua arah di Amurang sebesar Rp 70 miliar. Dan dipastikan, pekerjaan diatas akan segera dimulai. Hanya saja, pihak Balai Jalan dan Jembatan akan langsung mentenderkan dan mencari kontraktor/perusahaan yang mapan serta bertanggungjawab dalam pekerjaan.

Baca juga:  Gubernur Inginkan RSUD Segera Dibangun, PUPR Diminta Saran Teknis

‘’Proyek jalan dua arah di Amurang diakuinya baru sampai di Jembatan Ranowangko. Dan akan dilanjutkan hingga Desa Kapitu Kecamatan Amurang Barat. Namun demikian, untuk anggaran Rp 70 miliar tersebut akan dibangun hingga Kelurahan Kawangkoan Bawah. Sedangkan kelanjutan jalan dua arah hingga Kapitu akan diupayakan melalui APBN Perubahan 2021 atau APBN 2022 mendatang,’’tegas mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minsel.

Menurutnya lagi, kedatangan FDW dan rombongan di Balai Jalan dan Jembatan Sulut menjadi atensi semua pihak dalam rangka kemajuan Amurang dan Minsel pada umumnya. Karena memang, tujuan FDW ke Balai Jalan dan Jembatan Sulut untuk meninjau proyek-proyek yang akan masuk di Minsel berasal dari APBN 2021.

Lanjut dikatakan calon Sekda Minsel ini, selain Balai Jalan dan Jembatan Sulut, rombongan dan beberapa anggota DPRD Provinsi Sulut dan DPRD Kabupaten Minsel juga berkunjung di Dinas PUPR Sulut. Kedatangan kami sama dalam rangka melihat dari dekat proyek-proyek yang akan masuk melalui APBD 2021.

Baca juga:  Soal Perkada, DPRD Minsel Siap Konsultasi TAPD Dengan Kemendagri

‘’Ya, kami juga datanag di Dinas PUPR Sulut. Hanya saja, untuk proyek berasal dari APBD 2021 Provinsi Sulut belum jelas apa dan dimana. Namun, menjadi kerinduan warga Amurang agar bisa dilanjutkan pekerjaan jalan provinsi antara Amurang-Tombatu (Ranoketang Tua). Pasalnya, APBD Perubahan Dinas PUPR Sulut melanjutkan pekerjaan jalan Amurang-Ranoketang Tua. Hanya saja, tidak sampai Amurang Raya. Melainkan hanya sampai di Kilometer 4 dan bahkan Desa Kilometer Tiga pun tidak dilaluinya. Jadi harapannya, pekerjaan jalan tersebut tahun 2021 ini segera dilanjutkan,’’sebutnya.

Hadir diantaranya, Wakil Bupati FDW yang juga bupati terpilih Minsel, anggota DPRD Provinsi Sulut Boy Tumiwa, BSc SH, Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus Lumowa, SE yang juga Ketua DPC PDIP Minsel serta sejumlah staf Dinas PUPR Minsel. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional