Menu

Ahli Nuklir asli Amurang di Stockhlom, Swedia Carel Pattyranie Berpulang!

  Dibaca : 226 kali
Ahli Nuklir asli Amurang di Stockhlom, Swedia Carel Pattyranie Berpulang!
Sekitar 10 tahun silam om Carel Pattyranie dan istrinya datang di Amurang

indoBRITA, Amurang – Kabar duka bagi orang Amurang khususnya dan Minahasa Selatan pada umumnya, Sabtu (16/1/2021) mendapat kabar melalui sejumlah media sosial (medsos) dari Jakarta dan Swedia kalau DR. Ing. Carel Pattyranie, PhD yang adalah ahli nuklir kelahiran Amurang meninggal dunia. Belum diketahui secara langsung Alm. Carel Pattyranie meninggal lantaran apa. Tapi, bagi keluarga besar Pattyranie – Anis – Frans di Amurang dan dimanapun berada mengaku berduka dan sedih.

‘’Sekitar lima tahun lalu, om Carel Pattyranie bersama anak-anak dan cucu datang di Amurang hanya untuk menepati janjinya. Bahwa, janjinya setia lima tahun kalau sehat walafiat datang mengunjungi saudara-saudaranya di Amurang. Namun, setelah melewati lima tahunan sebagaimana janji diatas, om Carel Pattyranie tak ada kabar lagi. Itu juga karena tahun 2020 pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia. Akibatnya, kabarnya beliau tak bisa mengunjungi Amurang,’’ujar Anna Pattyranie dan Andries Pattyranie yang adalah ponakannya.

Anna mengaku, hampir setiap hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru atau juga Hari Ulang Tahun kami selalu diberi ucapan melalui akun medsos. Jadi, kami rasa hubungan kami dengan almarhum sangat dekat.

‘’Tapi, pertengahan Januari 2021 kami justru mendapat kabar duka cita. Bahwa ternyata adik papa Almarhum Jan Pattyranie yaitu om Carel Pattyranie sudah ‘pulang’ atau dipanggil menghadap Tuhan. Padahal, tahun 2019 juga saudara kami Johan Pattyranie (anak tertua, red) almarhum lebih dulu dipanggil Tuhan. Sungguh, kami sangat dekat dan sayang keluarganya. Diantara keluarganya, hanya om yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia ketika berada di Amurang. Sedangkan anak dan cucunya, termasuk istri Mrs Margretha Pattyranie tidak bisa, tapi kami tetap enjoy berhadapan dengan mereka,’’kata Anna sedih.

Baca juga:  Promosi Wisata Minsel, Bupati Tetty Hadiri Undangan Kawanua di Bloomington California

Menurut Andries, sejak tahun 1987 hubungan kami terjalin. ‘’Tahun 1987, Johan Pattyranie (anak tertua, red) tiba di Amurang. Menariknya, ketika berada di Amurang langsung menuju rumah kami di Kelurahan Buyungon. Kebetulan, saya bersama papa (Jan Pattyranie, red) sedang melakukan pekerjaan rutin. Tiba-tiba sandar kendaraan roda empat dan langsung mampir dirumah tanpa malu-malu. Saat itu juga, kami berbincang-bincang dan mempertanyakan jati diri kami masing-masing. Ternyata, plong kami adalah saudara. Setelah itu, saya mengantar Johan Pattyranie untuk melihat kuburan opanya Johan ‘Ote’ Pattyranie di Ranoiapo,’’ceritanya.

Sekitar tahun 1990-1991 om Carel Pattyranie bersama istri tercinta Mrs Margretha Pattyranie datang lagi di Amurang. Menariknya, suguhan kuliner dengan rempah-rempah khusus membuat santapan om dan tante ‘bule’ mengaku belum pernah makan hidangan ‘ayam tuturuga’.

‘’Om waktu itu sempat ke Kotamobagu (Bolmong, red) dan pasiar di Objek Wisata Danau Moat. Di Kotamobagu diterima oleh mantan Asisten I Pemkab Bolmong Drs Hanny Dotulong yang tak lain adalah saudaraku juga. Ternyata, banyak lokasi yang menjadi tujuan om dan tante di Kotamobagu serta Amurang, Manado membuat kedekatan kami lebih mendalam,’’jelas Andries membuka memorinya.

Baca juga:  HUT ke-73 SMPN 1 Amurang, Bupati CEP Canangkan Perdana Sekolah Siaga Kependudukan

Setelah itu, sebagaimana janjinya akan datang di Amurang dan sekitarnya kurang lebih lima tahun. Itu dijawabnya dengan baik. Bahkan, om datang selalu tepati janji. Setelah di Amurang, om tak lupa pergi ke Bali untuk tamasya. Terakhir datang di Amurang tahun 2016 luar biasa ketika om dan anak serta cucu bertemu dengan kami mendapat respon baik.

‘’Nah, ahli nuklir yang seperjuangan dengan mantan Presiden ke-3 BJ Habibie itu telah berpulang. Kami keluarga di Amurang dan Minsel pada umumnya mengaku sedih dan berduka yang dalam. Jujur, keadaan om Carel Pattyranie dan keluarganya di Stocklom, Swedia tidak banyak yang tahu. Tapi, jelas kalau kami jadi dekat setelah kedatangan pertama tahun 1987 itu. Selamat jalan om Carel Pattyranie, semoga keluarga yang ditinggalkan akan selalu ditolong Tuhan. Dan tentunya, harapan kami anak dan cucu om di Swedia dan Belanda serta Inggris akan kembali datang di Amurang untuk silahturahmi dengan keluarga besarnya,’’pungkas Andries yang dibenarkan Victor Oktivian anak dari Alm. Petrus ‘Etu’ Pattyranie. (***)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional