Menu

OD-SK Kembangkan Sektor Pertanian, Berikut Komoditas yang Didorong Tahun 2021

  Dibaca : 50 kali
OD-SK Kembangkan Sektor Pertanian, Berikut Komoditas yang Didorong Tahun 2021

indoBRITA, Manado – Meskipun pandemi Covid-19, namun pertanian masih tetap berkibar di Sulawesi Utara (Sulut). Makanya, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) akan mendorong berbagai komoditas pertanian di tahun 2021 ini.

“Pertanian memang tidak berhenti. Semua komoditas, kita tetap mengacu kebijakan nasional. Serta memperkuat program ODSK yaitu Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Novly Wowiling, Kamis (21/1/2021).

Wowiling membeberkan mengikuti instruksi nasional komoditas padi dan jagung akan tetap digenjot. Karena, seuap tahunnya dua komoditas itu menunjukan tren positif.

“Keduanya itu sudah berjalan, dapat diterima akrab dalam budidaya pertanian di tengah-tengah petani yang ada di 15 kabupaten/kota se Sulut,” ungkapnya.

Namun, tak hanya dua komoditas termasuk holtikultura yang menjadi fokus Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut sepanjang tahun ini, yakni komoditas kedelai.

“Karena (kedelai) sudah ada instruksi presiden agar supaya komoditas ini lebh didorong produksinya. Hal ini dikarenanakan negera kita masih tergantung impor,” ungkap kadis.

Adapun target tahun 2021, pengembangan kedelai sebanyak 50.000.

“Energi kita memang betul luar biasa dijaga agar supaya menjdi harapan dari pak presiden melalui Kementerian Pertanian dan breakdown sesuai keinginan pak gubernur agar sukses,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Novly Wowiling.

“Kedelai perlu didorong agar membangkitkan petani yang ada di Sulut,” sambung Wowiling.

Target ini bisa terwujud, perlu adanya sinergitas antar provinsi dan 15 kabupaten/kota se Sulut. Sehingga Bumi Nyiur Melambai ikut andil membantu pusat dalam hal meminimalisir impor kedelai dari luar negeri.

“Memang ada daerah prioritas, seperti Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa dan Bolaang Mongondow. Itu karena melihat dari ketersediaan lahan. Tapi, untuk daerah lain bukan kita tinggalkan, akan tetap diperhatikan,” terangnya.

Adapun pada tahap pertama, pihaknya akan menyiapkan benih kedelai. “Januari hingga Maret kami tanam benih. Ini untuk menjawab target 50.000,” tukasnya.(sco)

Baca juga:  Korengkeng Kembali Masuk Pemprov Sulut, Ini Penegasan Olly saat Pelantikan Kabinet OD-SK
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional