Menu

Pemprov Sulut Ikuti Rapat Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

  Dibaca : 22 kali
Pemprov Sulut Ikuti Rapat Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

indoBRITA, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Debby Kalalo, mengikuti secara virtual, Rapat Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dari ruang kerjanya di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Senin (25/01/2021).

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI dihadiri oleh Wamen Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, serta para Gubernur/Pangdam/Kapolda se-Indonesia.

Mengawali arahannya, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan tujuan diadakannya rapat tersebut untuk mengetahui update pelaksanaan vaksinasi di setiap daerah di Indonesia.

“Rapat ini akan kita adakan sekali seminggu untuk mengetahui sejauh mana proses vaksinasi dan apa kendala yang terdapat dalam vaksinasi,” ujarnya.

Baca juga:  Manado dan Tomohon Masuk Kota Toleran, Olly: Masyarakat Sulut Terus Jaga Kerukunan

Selanjutnya, ia menjelaskan mengenai tahapan target penerima vaksin.

Tahap I vaksinasi di Indonesia diberikan untuk tenaga kesehatan yakni sebanyak 1,48 juta jiwa.
Dengan jumlah tersebut Menkes berharap bisa dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 sebanyak 3 juta dosis vaksin hingga akhir Februari mendatang.

Kemudian dilanjutkan dengan tenaga publik yang rencananya akan dimulai di bulan Maret-April yakni sebanyak 17 juta.

Selanjutnya Menkes mengungkapkan bahwa jika vaksin dari Eropa dan Amerika sejumlah 25 juta, sudah datang maka Indonesia akan masuk ke tahap 2B yang ditujukan pada orang-orang yang berusia di atas 60 tahun. Pihaknya menargetkan akan dimulai pada Maret-April, dan akan selesai sekitar 3-4 bulan.

“Setelah tenaga publik kita akan mulai suntik vaksin massal, mungkin di akhir Maret atau awal April mendatang,” tambahnya.

Baca juga:  Pemprov Sulut Apresiasi Pendampingan Kemenpan RB Dalam Integrasi Data SIPPN

Lebih lanjut Menkes menjelaskan total target penyuntikan vaksinasi untuk seluruh wilayah Indonesia adalah sebanyak 181 juta orang dan selesai dalam kurun waktu 364 hari.

“Berarti sehari ditarget minimal 1 juta orang divaksin. Tapi, faktanya hingga saat ini target itu belum tercapai, bahkan di bawah angka rata-rata penyuntikan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Menkes sangat berharap para Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) untuk mendorong percepatan pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 di masing-masing daerah.

“Jadi itu targetnya, Pak Gubernur. Kita harus kejar satu juta suntikan setiap hari, sehingga dalam 364 hari selesai. Pak Pangdam juga Pak Kapolda, bisa bantu ini,” tandas Menkes.(sco/*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional