Kapasitas Pengelola BMD Pemprov Sulut Ditingkatkan

indoBRITA, Manado – Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang tertib dan akuntabel merupakan hal yang mutlak dalam rangka pemenuhan terhadap tugas-tugas pemerintahan.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sesuai PP Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMD, setiap entitas pengelola, pengguna dan kuasa pengguna BMD wajib mengetahui secara rinci setiap aspek pengelolaan, penatausahaan, inventarisasi dan pelaporan BMD.

Bacaan Lainnya

Terkait hal tersebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulut, Selasa (23/2/2021) menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Laporan BMD Tahun 2020 yang dirangkaikan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Barang. Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini dilaksanakan di Hotel Mercure Tateli dihadiri 120 pengurus barang di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga:  Tienneke Adam Kawal Directcall Manado-Narita Tokyo

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, kualitas dan kompetensi aparatur pengelola BMD dalam pengelolaan BMD juga dalam penyusunan laporan barang milik daerah.

Adapun pada kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Kepala BKAD JR Korengkeng. Dalam sambutannya, dikatakan bahwa harus dipahami bersama bahwa pelaporan BMD ini menjadi salah satu unsur penting karena disamping diminta oleh Permedagri, juga merupakan sumber data untuk LKPD. Ditekankannya pula bahwa permasalahan-permasalahan yang menjadi pemicu terhambatnya penyusunan Laporan BMD seperti kekurang seriusan Perangkat Daerah dalam menyikapi laporan ini serta anggarapan laporan BMD bukan hal penting harus kita hilangkan agar ke depan penyusunan laporan ini bisa cepat, terukur dan maksimal.

Baca juga:  Pemprov Rayakan HUT ke-56 Provinsi Sulut dengan Perhatikan Protokol Kesehatan

Selanjutnya ditambahkan bahwa diperlukan sinergi serta langkah solutif dan inovatif untuk menjawab dinamika yang terjadi dalam pengelolaan BMD. “Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi aset terpadu dan aplikasi persediaan yang dikembangkan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah,” terangnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini terkait dengan Pengelolaan BMD yang dipaparkan oleh Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Utara Dr Setya Nugraha, SE, M.IBA, serta pembahasan mengenai penyusunan laporan barang milik daerah yang disampaikan oleh Dwi Iwan Susanto selaku koordinator Tim Satgas SIMDA BMD dari BPKP Pusat Jakarta.(sco/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *