Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Adat Toraja , Walikota Manado Sebut Taman Budaya Perekat Kerukunan

indoBRITA, Manado – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, tetap berkomitmen mempertahankan Manado sebagai salah satu kota baramoter kerukunan di Indonesia. Dimana Walikota ikut meletakan batu pertama pembangunan rumah Tongkonan, salah satu rumah adat dari tanah Toraja.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat meletakkan batu pertama untuk pembangunan rumah adat Toraja.

Rumah Tongkonan yang berasal dari tanah Toraja, merupakan rumah adat pertama kali yang hadir di taman budaya milik pemkot Manado tersebut.

Peletakan batu pertama oleh Walikota Manado Manado, GS Vicky Lumentut.

Pembangunan rumah yang diprakasai oleh Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) kota Manado tersebut, terletak di kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget atau tepatnya berada di ruas jalan menuju ke perumahan GPI Manado.

Baca juga:  Walikota Tuntaskan Sosialisasi CHSE Di Malalayang dan Singkil
Walikota Manado saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan rumah adat toraja.

Walikota dalam sambutannya dihadapan keluarga besar KKT di Manado mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan rumah Tongkonan ini merupakan tanda bahwa akan dimulainnya pembangunan taman budaya dari berbagai suku di kota Manado diareal lahan sebesar 9 ha tersebut, yang notabene merupakan milik pemkot Manado.

 

“Saya berharap taman budaya ini akan menjadi media untuk menjaga, melestarikan serta menumbuh-kembangkan budaya sebagai perekat kerukunan di kota Manado,” kata Walikota, Selasa (16/2/2021).

Dalam ucapan terima kasih, pengurus cabang KKT Manado Pdt. Honny S Sirapanji mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA yang sudah memfasilitasi tersedianya sarana untuk pembangunan rumah Tongkonan asal tanah Toraja di kota Manado. “Semoga pak Walikota bersama keluarga dan jajaran pemkot Manado akan diberkati,” pesan Pendeta Honny.(adv)

Baca juga:  Walikota Sosialisasi Percepatan dan Penanganan Covid-19 Di 87 Kelurahan di 11 Kecamatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *