Gelar RDP, Komisi 1 DPRD Manado Terima Aspirasi Dari Buruh Kebersihan

Ketua Komisi I DPRD Manado, Benny Parasan didampingi anggota Komisi Jeane Laluyan saat menerima aspirasi Buruh Kebersihan.

indoBRITA, Manado – Komisi 1 DPRD Kota Manado, Senin (1/3/2021), melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama buruh kebersihan dan Kepala Kecamatan (Camat) se Kota Manado di ruang paripurna DPRD.

RDP membahas upah buruh kebersihan yang belum dibayarkan sejak Desember 2020, Januari 2021 hingga Februari 2021.

Rapat dipimpin Ketua Komisi 1 Benny Parasan, didampingi Sekretaris Bobby Daud dan anggota Jean Laluyan.

Benny Parasan mengatakan bahwa kewajiban pemerintah untuk membayarkan gaji para buruh kebersihan.

“Itu harus dibayarkan sejak Desember hingga Februari. Namun tadi bersama pemerintah yakni Badan Keuangan bahwa akan segera membayarkan, tinggal menunggu para buruh membuka rekening untuk transfer gaji,” ucap Parasan.

Baca juga:  Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

Sama halnya dikatakan anggota DPRD Jean Laluyan bahwa selain rekening bank yang belum dibuka sebutnya bahwa data dari kecamatan belum masuk.

“Meski kami sebagai anggota DPRD mengimbau kepada pemerintah, untuk tidak persulit mereka untuk membuka rekening di bank, sebab pasti ada uang awal saat membuka rekening. Jadi kalau bisa manual yah manual saja, kasihan itu demi hajat hidup mereka,” tandasnya.

Baca Juga: Catatan Syarifudin Saafa (I): Akibat Banjir Orang bisa Jatuh Miskin
Sementara itu, Pemkot Manado melalui Sekretaris Badan Keuangan Rudy Lumentut mengatakan bahwa gaji untuk buruh kebersihan sudah siap dibayarkan.

Baca juga:  Patroli Tim Tarsius Reborn Polres Bitung Amankan 2 Remaja Miliki 3 Sajam

“Untuk gaji akan segera terbayarkan, tinggal menunggu mereka membuka rekening di bank, nanti kemudian diproses,” tutur dia.

Lanjut Lumentut, untuk gaji bulan Desember dianggap sebagai hutang.

“Bulan Desember 2020 dianggap hutang karena APBD tidak dibayarkan,” ujar Lumentut.

Sementara itu, Jim Tindi mewakili buruh kebersihan mengatakan maksud tujuan mereka untuk menuntut hak para buruh kebersihan.

“jadi hasil hearing kali ini kami menemukan poin-poin penting untuk gaji yang belum terbayarkan bulan Desember 2020, Januari dan Februari 2021 hingga THR,”pungkas Tindi.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *