Rita-Devi Ikut Rakernas PKK, Stunting jadi Prioritas

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut Kartika Devi Kandouw Tanos mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IX PKK secara virtual, Senin (8/3/2021) dari Commend Center Kantor Gubernur Sulut.

Rita mengatakan rakernas yang dibuka okeh Ketua TP-PKK Tri Karnavian untuk mendengarkan program kerja dari pusat hingga kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

“Visi misi dari pusat ke daerah secara berjenjang,” tuturnya.

Ia menambahkan rakernas ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

“Nanti esok akan ada pendalaman materi,” tuturnya.

Adapun program prioritas PKK adalah mengatasi masalah stunting dan posyandu.

“Itu yang harus ditingkatkan,” tukasnya.

Rakernas PKK ini sebenarnya dilaksanakan tahun 2020 lalu, tapi karena pandemi Covid-19 maka baru bisa dilaksanakan tahun ini.

Selain itu, Ketua Umum PKK Tri Karnavian mengimbau seluruh jajaran PKK di daerah selaku mitra pemerintah agar mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Kunker ke Boroko, Rita Tekankan Masalah Gizi Harus jadi Perhatian Khusus

“Bangun kerja sama dengan lembaga lain, lakukan pembinaan pada kelompok-kelompok PKK/Dasawisma yang ada di Desa/Kelurahan. Kurangi kegiatan yang sifatnya seremoni dan pertimbangkan efisiensi dan efektivitas,” ujar ketum.

Dia menekankan kembali tujuan gerakan PKK. Salah satunya adalah menjadikan keluarga keluarga yang berdaya dan sejahtera, yaitu keluarga yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial-budaya. Untuk itu, dalam mewujudkannya, PKK membutuhkan sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Untuk itulah hasil rapat kerja nasional ini kita harapkan bisa menuju kepada 4 pokok prioritas PKK, yaitu ketahanan ekonomi masyarakat, revolusi mental, kemudian pelestarian lingkungan hidup dan memperkuat pelayanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan sosial dan budaya,” terangnya.

Baca juga:  Hadirkan Inovasi Kerja Sama Dinas P3AD Sulut-BSG, Perempuan Bisa Terima KUR Tanpa Agunan

Sejak merebaknya pandemi Covid-19, Kader PKK bekerja sama dengan berbagai pihak telah aktif melakukan kampanye protokol kesehatan dengan gerakan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak) serta 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Pemberian bantuan makanan bergizi bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19 serta Gebrak Masker yang dilakukan sejak awal pandemi hingga saat ini adalah salah satu bentuk peran aktif PKK.

Berdasarkan hasil laporan yang disampaikan oleh PKK Provinsi, telah terdistribusi ± 41,3 juta masker yang tersebar di seluruh provinsi dan telah dilakukan testing berupa rapid/swab test gratis kepada 51.850 orang peserta pada Peringatan Hari Ibu Tahun 2020.

“Saya yakin, masih banyak yang sudah dilakukan oleh para Kader PKK di daerah namun belum semua dilaporkan,” tutupnya.(sco)

Pos terkait