Menu

Terlambat Pulang dari Pasar, IRT Asal Bitung Ini Tewas Ditikam Suami

  Dibaca : 444 kali
Terlambat Pulang dari Pasar, IRT Asal Bitung Ini Tewas Ditikam Suami
Penyidik Polsek Maesa tengah melakukan Olah TKP penikaman.(Ist)

indoBRITA, Bitung- Hanya karena terlambat pulang dari pasar, seorang ibu rumah tangga (IRT) teridentifikasi bernama Netwin Grindayani Lakaoni (58) warga Lingkungan I, Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa tewas ditikam suaminya sendiri JA alias Jem (58) di dalam Ruko milik mereka, Selasa (20/4/2021).

Kapolsek Maesa Kompol Taufik Arifin yang dikonfirmasi menjelaskan, kronologis kejadian yang menggegerkan kota Bitung itu berdasarkan keterangan dua orang saksi masing-masing Maria (20) anak korban dan Jhon (62) kakak kandung korban berawal pagi itu sekira pukul 08.00 pagi, korban yang baru pulang dari pasar kemudian cekcok dengan pelaku yang adalah suaminya sendiri.

“Saksi (korban) Jhon Lakaoni mendengar adanya adu mulut antara pelaku dan korban yang merupakan adiknya saksi kemudian mendatangi dan menanyakan namun secara tiba – tiba pelaku mengambil sebilah pisau dan menusuk ke arah saksi, sementara keterangan saksi Maria Fryna Angelica Andri menerangkan pada awal kedua orang tuanya adu mulut di tempat usaha mereka kemudian korban Jhon Lakaoni mendatangi dan secara tiba – tiba pelaku mengambil sebilah pisau dan langsung menusuk korban Jhon Lakaoni dan kemudian kembali ke tempat usaha dan langsung menusuk korban Netwin Grindayani Lakaoni,” beber mantan Kasat Reskrim Polres Bitung ini.

Baca juga:  Liow Akui Banyak Masalah di Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Minsel

sementara, pengakuan Pelaku Jemmy sendiri menerangkan pada awalnya korban pergi ke pasar untuk berbelanja namun bahan belanja yang duluan sampai dari korban. Dengan adanya kejadian tersebut terjadi adu mulut antara pelaku dan korban. Beberapa saat kemudian korban Jhon Lakaoni mendatangi namun pelaku mengambil sebilah pisau dan langsung melakukan penikaman kepada korban Jhon Lakaoni dan kemudian menikam istrinya sendiri.

Oleh tetangga, korban Netwin yang sudah bersimbah darah ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Wahyudi Slamet namun korban Netwin Grindayani Lakaoni meninggal dunia di rumah sakit. sementara kakaknya, Jhon Lakaoni mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Budi Mulia Bitung.

Baca juga:  Peringati Hari Anti Korupsi, Seluruh Jaksa di Bitung Bagi Stiker di Jalan

Hasil visum sementara menyebut, korban Netwin Grindayani Lakaoni mengalami luka  tusuk di bagian Claficula (dada bagian kiri bagian atas) dan 2 luka sayatan pisau di bagian dada sebelah kiri dan kaki sebelah kanan sementara Jhon Lakaoni mengalami luka tusuk bagian lambung.

 

“Pelaku penikaman JA dan barang bukti pisau saat ini sudah diamankan oleh anggota Polsek Maesa di Mapolsek guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Penikaman yang dilakukan pelaku kepada istrinya dikarenakan emosi dari pelaku yang sudah memuncak yang dikarenakan pelaku cemburu dan mencurigai bahwa korban ada hubungan gelap dengan lelaki lain,” tutup Arifin.(yet)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional