indoBRITA, Amurang – Bupati Minsel Franky Donny Wongkar,SH dan Wakil Bupati Petra Yani Rembang,S.Th menghadiri sosialisasi Kesepakatan Teknis Batas Desa/Kelurahan Kabupaten Minsel, Selasa (27/4/2021) kemarin di Lantai 4 Kantor Bupati. Hadir Sekda Denny Kaawoan,SE Msi, Pejabat Eselon II dan III serta Hukum Tua/Lurah se-Minsel.
Kegiatan temu kerja sekaligus membuka sosialisasi kesepakatan teknis batas desa/kelurahan oleh bupati FDW dan hal diatas sangat penting untuk segera diselesaikan.agar supaya, permasalahan batas desa/kelurahan di Minsel tak akan timbul akibat sengketa batas antar wilayah.
‘’Hal diatas seperti disampaikan bupati FDW, bahwa persoalan batas desa/kelurahan hingga saat ini belum ada yang bisa dibuat komitmen. Pasalnya,terbanyak justru menjadi konflik antar desa/kelurahan. Oleh sebab itu, harapan bupati FDW, penetapan batas desa/kelurahan dirasa penting segera diselesaikan karena permasalahan tak akan timbul akibat sengketa,’’katanya.
Kata bupati FDW, penetapan batas desa/kelurahan adalah hal yang sangat penting untuk segera diselesaikan karena banyak permasalahan yang akan timbul akibat sengketa dari batas antar wilayah. Terlebih jika diwilayah yang berbatasan tersebut terdapat sumber daya alam ataupun potensi yang biasa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Selanjutnya, kegiatan sosialisai ini merupakan dasar perencanaan untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di masa depan. Dalam kaitan itu, saat ini Pusat Pemetaan Batas Wilayah Badan Informasi Geospal (PPBW-BIG) melaksanakan sosialisasi kegiatan kesepakatan teknis batas wilayah administrasi Desa dan Kelurahan di Kabupaten Minahasa Selatan.
‘’Harapannya, agar pemerintah desa/kelurahan di Minsel segera ditindaklanjuti dilapangan sampai pada penyusunan kesepakatan teknis,’’pungkas FDW yang dibenarkan wabup PYR.
Hadir bersama, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Denny Kaawoan, SE, M.Si, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Franky Tangkere, SP, M.Si., Para Camat, Lurah serta Hukum Tua. Dan sebagai pemateri yaitu Tim PPBW-BIG, Tim Penetapan Penegasan Batas Desa Kabupaten Minahasa Selatan. (ape)