Menu

Dinas Pariwisata Sulut Genjot SDM Wisata Bahari

  Dibaca : 95 kali
Dinas Pariwisata Sulut Genjot SDM Wisata Bahari

indoBRITA, Manado – Sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang masuk daerah Destinasi Super Prioritas (DSP), Sulawesi Utara (Sulut) harus siap menyambut wisatawan. Sumber Daya Manusia (SDM) pun dipersiapkan untuk mendukung pariwisata.
Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Daerah Sulut, Rabu (5/5/2021) menggelar
Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Selam Rescue Divers di Kompleks Marina Plaza Manado. Instansi yang dinakhodai Henry Kaitjily ini menggenjot SDM untuk wisata bahari karena potensi alam bawah laut Sulut cukup mempesona.
Pelatihan bagi para pekerja untuk wisata bahari ini dilaksanakan selama tiga hari, yang diikuti 20 peserta utusan dari Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kelurahan Bunaken.
Kaitjily dalam kesempatan itu menekankan pada aspek management SDM wisata Bahari haruslah mengemuka dalam upaya memenuhi ketersediaan Kompetensi, Skill bagi usaha/jasa industri Wisata Bawah Laut.
Lebih jauh dalam pengarahan Kadis Kaitjily sebagaimana dikutip Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan DisParProv Sulut Roy Saroinsong, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) memberi perhatian extra bagi sektor pariwistaa sebagai Prime Movers (Penggerak Utama) bagi sektor lainnya, dan di era pandemi Covid-19 tren penurunan dampaknya di Provinsi Sulut cukup signifikan dan ini memberikan modal serta menumbuhkan kepercayaan/confidence bagi khalayak baik Domestik, Regional dan Internasional.
“Ini dibuktikan dengan dipercayakannya Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado oleh Maskapai Penerbangan sebagai tempat Transit bagi pekerjanya di Kawasan Timur Indonesia,” tuturnya.
Selain itu, Kaitjily mengatakan SDM secepatnya siap menyambut turis. Pasalnya, dalam waktu dekat pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Tokyo merencanakan datang berkunjung ke Sulut.
“Mereka akan menggunakanCharter Flight, pada Bulan Juli sampai dengan Agustus 2021 ini,” bebernya.
“Juga salah satu Maskapai Penerbangan Negara Tetangga Singapura yang akan melaksanakan First Flight ke Manado pada akhir Bulan Mei ini,” tambahnya.
Diakhir sambutannya, Kaitjily mengharapkan pula kepada peserta pelatihan yang terdiri dari Penyelam/Divers ini untuk dapat berfungsi sebagai agen Preserfasi Konservasi Pelestarian Terumbu Karang serta memberikan Edukasi bagi masyarakat pesisir dan nelayan dalam upaya keberlangsungan Ekosistem secara Mutual Simbiosis wisata Bahari dan wisata alam di daratan. Adapun dalam pelatihan ini yang dikomposisikan dengan formasi Materi 40% (bahan ajar Teori) dan Praktek Lapangan di sejumlah Spot Dive Penyelaman di Teluk Manado hingga ke kawasan Mangatasik-Tanahwangko. Adapun Pemateri/Nara Sumber yang mempresentasikan dan Instruktur Selam yakni: Frans V Ratu selaku PADI Course Direktur, Nelson Uada(Pengurus POSSI/CMAS Instruktur and Under Water Photograpy), Katiman Herlambang (Praktisi Selam, Owner Dive Centre Manado Scuba) serta Andre Herlambang (PADI Master Scuba Diver Trainer Instruktur).
Apresiasi dan Antusias Peserta memberikan Support serta ungkapan Terima Kasih kepada Pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI serta Pemerintah Provinsi Sulut dibawah Kepemimpinan Gubernur/Wagub Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) menuju Sulut semakin Hebat.(sco/*)

Baca juga:  TP-PKK Sulut Salurkan Bantuan Bencana Sangihe
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional