Menu

Dikendalikan dari Luar, Aktivis Harap Aparat Berantas Judi Togel di Mitra

  Dibaca : 67 kali
Dikendalikan dari Luar, Aktivis Harap Aparat Berantas Judi Togel di Mitra
Ilustrasi (istimewa)

indoBRITA, Mitra-Judi toto gelap atau togel rupanya tetap marak di Minahasa Tenggara (Mitra) dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Utara (Sulut). Masyarakat seperti terjangkit permainan adu tebak-tebakan angka itu. Iming-imingan hadiah atau uang tunai yang cukup besar menjadi magis yang luar biasa.

Menariknya, permainan ini sesuai informasi dikendalikan dari jeruji atau penjara.“Meski bandarnya sudah ditahan, tetapi kaki tangannya masih merajalela. Kondisi begini jangan dibiarkan. Aparat ayo basmi togel di Mitra. Kami menssuport segala upaya kepolisan memberantas segala bentuk perjudian,” kata Sony, salah satu aktivis pemuda Sulut kepada wartawan di Manado, Sabtu (5/6/2021).

Sony dan kawan-kawan yakin aparat dapat membengkuk pelakunya. “Tangkap saja mereka supaya menimbulkan efek jera bagi bandar dan pengecernya serta supaya tidak meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Baca juga:  Zona Integritas, Kapolres : Tindak Tegas Anggota yang Lakukan Pungli

Sebelumnya Ketua Garda Tipikor Sulut, Risat Sanger menyorot maraknya togel di daerah Nyiur Melambai.  “Togel tak hanya di kota, tapi sudah masuk sampai ke desa-desa. Kami minta kepolisan menangani ini secara serius,” ujarnya.

Ia juga berharap warga proaktif melaporkan praktek judi togel ke aparat. “Kepolisian pasti akan menindaklanjuti laporan atau pengaduan warga,” katanya

Peredaran dan permainan judi togel ini juga menyita perhatian tokoh agama. Sekretaris Umum Sinode GMIM Pdt Evert Tangel berharap kepolisian melakukan penindakan terhadap pelaku judi togel, baik itu pengecer maupun bandar.

Di sisi lain, ia mengimbau warga gereja untuk menghindari semua praktek perjudian. “Selain menjadi penyakit masyarakat, judi dilarang agama,” ucap Evert.

Baca juga:  Tindaklanjut Maklumat Kapolri terkait Pilkada, Kapolres Minsel Ingatkan Warga Hindari Konvoi Massa

Aktivitas judi togel sebagaimana investigasi sejumlah LSM sudah berlangsung lama. Jika dulu dilakukan secara manual atau menggunakan kupon, sekarang melalui handphone.

“Putaran uang per harinya cukup besar. Jadi keuntungan penyelenggara, termasuk operator lapangan dan agen cukup besar,” ujar Maikel.

Kondisi ini menurut dia menjadi kekhawatiran banyak kalangan.” Selain bertentangan dengan agama, penjualan dan pembelian kupon itu ditakutkan melahirkan budaya malas,”ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama semua pihak menghentikan praktek judi togel.  “Presiden Jokowi dan Kapolri  Sulistyo Sigit Prabowo menginstruksikan untuk menindak dan memberantas segala bentuk praktek judi di masyarakat,” ucapnya.(ibc)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional