Menu

Launching Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun, Gubernur Olly: Akselerasi PTM

  Dibaca : 79 kali
Launching Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun, Gubernur Olly: Akselerasi PTM

indoBRITA, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey melaunching vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun, Senin (5/7/2021) di Aula SMA Kristen Eben Heazer Manado. Kegiatan ini juga berlangsung serentak di beberapa sekolah di Sulut.

Launching vaksinasi untuk anak ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Semua yang masuk ke aula sudah melalui rapid test antigen dengan hasil negatif.

Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Rita Tamintuan, Sekretaris TP-PKK Sulut Devi Tanos, Walikota Manado Andrei Angow, Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene pinontoan, See Mery Mawardi hadir dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Darerah Sulut, Grace Punuh melaporkan, kegiatan ini diikuti serentak 15 kabupaten/kota di Sulut dan 10 kepala daerah mengikuti langsung secara virtual.

Target vaksinasi untuk anak sekolah SMU, SMK, MA, SLB adalah 200.000 anak. Angka ini di luar siswa SD dan SMP.

Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, puji syukur kepada Tuhan karena perkenananNya sehingga kegiatan peluncuran pencanangan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun ini boleh terselenggara.

Ini merupakan bagian dari upaya percepatan program vaksinasi, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/ 1727 /2021tentang Vaksinasi Tahap III bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum lainnya dan pelaksa-naan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun.

“Selain menjadi bagian penting dalam penanggulangan pandemi Covid-19, vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun ini dimaksudkan untuk mengakselerasi rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM), khususnya siswa jenjang SMP dan SMA/SMK, tapi bila telah mencapai 70 persen anak divaksin,” jelasnya.

Kesempatan ini, Gubernur Olly sempat melakukan dialog secara virtual dengan kepala darerah kabupeten/kota. Berturut-turut pertama dengan Wakil Bupati Sitaro, selanjutnya Bupati Minut, Wakil Bupati Bolmut, Bupati Sangihe, Bupati Minsel, Wakil Walikota Bitung, Walikota Tomohon, Bupati Boltim, Wakil Bupati Mitra,

Gubernur menanyakan kesiapan, capaian, kendala dan target vaksinasi di masing-masing kabupaten/kota. Gubernur juga menanyakan upaya-upaya daerah yang jumlah peningkatan kasus terpapar Covid-19 tinggi.

Adapun Kepala Dinas Kesehatan Sulut Debby Kalalo menyampaikan beberapa hal penting yang mesti diperhatikan dalam pemberian vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun. Pertama, pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan difasilitas pelayanan kesehatan atau di sekolah/madrasah/pesantren, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag setempat, untuk mempermudah pendataan dan monitoring pelaksanaan.

Kedua, mekanisme screening, pelaksanaan, dan observasi sama seperti vaksinasi usia 18 tahun. Ketiga, peserta vaksinasi harus membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen lainnya yang mencantumkan NIK Anak. Keempat, pencatatan dalam aplikasi PCare vaksinasi dimasukkan dalam kelompok remaja.

“Hal penting lain yang harus menjadi perhatian petugas adalah vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun menggunakan vaksin jenis Sinovac, dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian dalam jarak atau interval minimal 28 hari,” jelasnya.

Ia mengharapkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 ini. Pasalnya, data terbaru menunjukkan bahwa kecenderungan penularan Covid-19 pada anak belakangan semakin mengkhawatirkan.

Data terbaru hingga 29 Juni 2021 petangpukul 18.00 WIB, tercatat lebih dari 2 juta orang di Indonesia terkonfirmasi Covid-19, di mana 10,6 persen atau 200.000-an  di antaranya merupakan kasus aktif. Dari jumlah tersebut, hampir 260.000kasus terkonfirmasi merupakan anak usia 0-18 tahun, di mana lebih dari 108.000kasus berada pada rentang usia 12-17 tahun.

“Tercatat pula, lebih dari 600 anak usia 0-18 tahun meninggal, 197 orang di antaranya berumur 12-17 tahun dengan angka Case Fatality Rate (CFR) pada kelompok usia tersebut adalah 0,18 persen,” bebernya.

Selain dimulainya vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun yang pencanangannya dilakukan hari ini, mulai bulan Juli 2021 pemerintah juga memberi suntikan vaksinasi tahap 3 bagi kelompok rentan dan masyarakat umum lainnya.(sco/*)

Baca juga:  Pjs Gubernur Sulut Bersama Forkopimda Bahasa Pilkada, Harapannya jadi Momentum Tekan Covid-19
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional