Menu

Bawa Bantuan, Membatik hingga Hibur Bayi di Lapas Tomohon, Cara dr Devi Sambut HAN 2021

  Dibaca : 151 kali
Bawa Bantuan, Membatik hingga Hibur Bayi di Lapas Tomohon, Cara dr Devi Sambut HAN 2021

indoBRITA, Tomohon – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tomohon, Jumat (9/7/2021).

Kunjungan kerja dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021 ini juga dihadiri Walikota Tomohon Carol Senduk, Ketua TP-PKK Tomohon.

“Tujuannya untuk melihat adik-adik di sini, apakah dalam keadaan baik, sehat atau seperti apa? Keadaan apa ini?” tanya dr Devi.

“Baik,” sahut anak-anak lapas.

Lebih jauh dikatakan dr Devi, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari edaran Kementerian Kesehatan dan Surat Edaran dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey, sejak 5 Juli 2021 seluruh kabupaten/kota di Sulut serentak laksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak berusia 12-17 tahun.

“Jadi adik-adik di sini semua masuk kelompok usia 12-17 tahun yang bisa dpt vaksinasi,” terang dr Devi.

Ia mengakui, sebelumnya anak-anak belum bisa divaksinasi Covid-19. Namun, saat ini sudah melalui uji klinis, maka anak-anak sudah bisa disuntik vaksinasi Covid-19.

“Tentu kita harus bersyukur karena sebelumnya adik-adik belum bsia divaksinasi, saat ini sudah bisa,” tegasnya.

“Vaksinasi anak-anak sudah aman dan halal,” sambungnya.

Kata dr Devi, anak-anak perlu divaksinasi Covid-19 karena saat ini jumlah kematian terkonfirmasi Covid-19 cukup tinggi.

“Untuk itu lindungi anak-anak dengan vaksin. Semua anak di Indonesia, tidak terkecuali anak-anak di sini,” tuturnya.

Di kesempatan itu, istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ini juga memberikan semangat agar anak-ank lapas tidak perlu takut dengan vaksinasi Covid-19.

“Kalau usai vaksin rasa pegal langsung dikomunikasikan dengan dokter yang bertanggung jawab,” imbuhnya.

“Saat ini semuanya masih dalam keadaan aman dan berjalan Baik. Belum ada laporan yang terjadi tidak diinginkan,” ungkapnya.

Devi juga mengingatkan kepada penghuni lapas untuk memperhatikan protokol kesehatan, rajin pakai masker, cuci tangan, jaga jarak.

“Penelitian dari Badan Kesehatan Dunia WHO. Sebaiknya pakai masker dua lapis. Pertama masker medis, kedua masker kain. Masker kain bisa dipakai berulang-ulang kali,” bebernya.

Kesempatan ini, dr Devi ikut membagikan masker medis sebanyak 500 masker dan handsanitizer kepada adik-adik lapas.

Selain itu, juga membawa bibit tomat dan cabe karena adik-adik di sini suka menanam.

“Kiranya adik-adik semuanya bisa menerimanya,” pungkas Sekretaris TP-PKK Sulut ini.

Dokter Devi bersama rombongan turut mengunjungi Lembaga Pemasyarakat Perempuan Kelas IIB Manado. Di sana, Devi selain melihat aktivitas para nara pidana (napi) juga ikut memberi semangat dan beri bantuan.

Ketika melihat para napi yang sedang melakukan pembatikan, dr Devi pun ikut mencobanya.

“Apa yang dibutuhkan di sini, seperti mesin jahit akan kami bantu,” kata Devi.

Menariknya, saat melihat secara langsung aktivitas di dalam lapas, dr Devi ikut prihatin dengan salah satu napi yang menggendong seorang bayi.

Devi pun mendekat ke bayi tersebut. Bahkan, ia berkesempatan menggendongnya. Bayi itu tidak menangis saat digendong. Dokter Devi menyemangati ibu dan bayi tersebut.

Usai dari lapas itu, dr Devi bergegas ke Panti Asuhan Damai Tomohon. Dokter Devi ikut membawa bantuan untuk anak-anak penghuni panti.

dr Devi pun kembali mengingatkan protokol kesehatan Covid-19 harus diperketat agar pandemi segera berlalu. Oleh karenanya, ia mengingatkan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas) terus digalakan.

“Tema Hari Anak Nasional 2021 ini adalah Anak Terlindungi Indonesia Maju. Tentunya kami membawa bantuan untuk adik-adik di sini. Ini ada bantuan sembako dari pemprov Sulut. Ada juga bantuan masker,” tutur dr Devi.

Istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ini pun sangat mendukung HAN 2021 melalui hastag Anak Peduli Pandemi.

“Jadi anak-anak juga harus peduli. Torang sedang hadapi Covid-19,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan terkait dengan pemakaian masker.

“Gunakan masker ada ketentuannya. Jadi lebih sehat dan aman. Kalau gunakan dua lapis masker. Lapisan pertama masker medis. Lapisan kedua masker kain,” bebernya.

Sementara itu, Walikota Tomohon Carol Senduk memberikan apresiasi atas kedatangan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulut.

“Ternyata di Tomohon banyak anak butuh perhatian dari pemerintah. Tentunya kami berterima kasih kedatangan ibu wagub. Dan ini menjadi tugas kami memperhatikan anak-anak di panti,” ujarnya.(sco)

Baca juga:  Bawa Bantuan di Pulau, Wagub Kandouw Ikut Hibur Anak-anak dengan Jet Ski
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional