Menu

SMA N 1 Amurang Laksanakan MPLS Secara Daring

  Dibaca : 21 kali
SMA N 1 Amurang Laksanakan MPLS Secara Daring

indoBRITA, Amurang – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Amurang melaksanakan Massa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara  Daring atau biasa disebut pertemuan online Dalam Jaringan bagi Siswa-siswi kelas X atau murid baru selama tiga hari, dimulai dari hari Senin, (12/07) berakhir pada hari Rabu, 14/07.

Pelaksanaan ini dilakukan dengan mengacu Instruksi Mendagri nomor 14 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Berbasis Mikro yang dilayangkan melalui surat edaran Gubernur no : 440/21.4150/Sekr Dinkes ditujukan kepada seluruh Walikota dan Bupati Se-Provinsi Sulut bagi 10 wilayah Kabupaten/Kota salah satunya Kabupaten Minahasa Selatan, didalam surat edaran menyatakan sesuai kondisi epidemiologi dan tingkat resiko penularan Covid-19 di Sulut maka 10 wilayah tersebut harus melakukan level kewaspadaan, yaitu pada point 4 menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar baik di sekolah dan perguruan tinggi serta tempat-tempat pelatihan harus dilakukan secara Daring.

Sehingga Kepala Sekolah SMA N 1 Amurang membagi 4  Kelompok pertemuan secara Daring, karena murid baru atau kelas X yang mendaftar sebanyak 404 orang namun yang terdaftar berjumlah tiga ratus sembilan puluhan lebih murid.

Baca juga:  Dugaan Fiktif, Proyek Jalan Sapa-Pakuure Bakal Diminta Pertanggungjawaban

Cara pengajaran disetiap kelompok ada guru-guru sebagai penguji atau pengajar, masing-masing guru pengajar secara bergantian menyampaikan materi MPLS terhadap murid kelas X

“Melihat jumlah murid baru yang mendaftar cukup banyak sehingga Kami membuat aplikasi Daring maksimal 100 peserta murid, sehingga kami mengunakan 4 kelompok, adapun materi MPLS yang disampaikan diantaranya, materi wawasan wiyatamandala, tata tertib sekolah, tata krama, cara belajar, pendidikan karakter, pendidikan Nasionalisme dan Patriotisme,”ujar Hasnie Roike Johanis Polla

Lanjut dikatakan Polla, Seusai kegiatan MPLS ini, akan dilakukan pembagian kelas atau penjurusan namun terlebih dahulu akan menyiapkan guru-guru untuk menguji atau test Akademik yang akan diujikan bagi setiap murid, sehingga dari situ dapat mengukur kemampuan atau potensi setiap murid dan hasilnya bagi murid yang bersangkutan akan menempati salah satu jurusan.

“Boleh dikata mereka adalah murid baru yang akan duduk di bangku SMA,  tentunya mereka harus beradaptasi atau harus mengenal dengan kurikulum yang baru yaitu di bangku SMA ada jurusan seperti IPA,IPS atau jurusan Bahasa, lain halnya mereka waktu masih di bangku SMP belum ada jurusan, sehingga untuk mendapat jurusan terlebih dahulu mereka akan di uji terlebih dahulu baik test akademik maupun Psikolog,”tegas Polla.

Baca juga:  HUT Proklamasi RI ke-74, Lapas Amurang Remisi 140 WBP dan 3 Bebas Murni

Polla menambahkan, bahwa sesuai edaran oleh Gubernur melalui Diknas kepada seluruh sekolah tingkat SMA  dianjuran setiap mengawali kegiatan sekolah baik Daring atau nantinya ada tatap muka diwajibkan menyanyi Garuda Pancasila dan Indonesia Raya

“Memang perlunya dasar-dasar kebangsaan bagi para pelajar dimasa sekarang untuk diwajibkan tahu menyanyi setiap lagu-lagu kebangsaan RI serta tahu menghafal dan memahami Pancasila serta UUD ’45, agar mereka mengingat akan perjuangan para Pahlawan yang telah gugur dan para Tokoh-tokoh pejuang Indonesia lainnya, salah satunya tokoh pendidikan bapak Ki Hajar Dewantoro. Jangan karena kemajuan modern diera digital saat ini para pelajar melupakan itu semua,”tutup Polla. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional