Menu

Era Covid-19, Pedagang Cabo di Pasar 54 Amurang Tetap Tegar

  Dibaca : 21 kali
Era Covid-19, Pedagang Cabo di Pasar 54 Amurang Tetap Tegar

IndoBRITA, Amurang – Donny Bakululu, pedagang cakar bongkar (cabo) di Pasar 54 Amurang mengaku tetap bertahan dalam situasi pandemi Civid-19 ini. Berdagang cabo, menurutnya banyak suka dukanya. Tetapi, untuk menghidupi istri dan anak-anak wajib berdagang terus.
”Saya terjun berjualan cakar bongkar alias cabo atau pakaian bekas sejak tahun 2017 silam. Waktu itu, dirinya sudah berdagang kecil-kecil d Pasar 54. Namun, ingin lebih besar, coba jual cabo. Dan awalnya, pendapatannya sekitar 1 juta lebih perhari,” ujar Donny.
Pria kelahiran Paguyaman, Gorontalo ini mengaku harus jalan terus berjualan cakar bongkar dimasa pandemi Civid-19 tersebut.
”Jadi, awalnya diatas sangat mencukupi, ditamba harus membayar empat joki. Akan tetapi, dimasa Covid-19 saat ini tak bisa berbuat banyak. Dibanding saat ini, pendapatannya berkisar 400 ribuan/hari,”ungkap Donny yang didampingi istri Vilry Ngadi.
Donny juga kerap mengeluh banyak petugas pasar (mandor,red) yang datang minta jatah. Termasuk sekurity. Tetapi, biarlah kalau mereka juga ikut membantu dagangannya.
”Sisi lain saat berdagang cabo, banyak pembeli saat menawarkan cabo terlalu rendah. Diakuinya, sebagai pedagang Cabo tetap bersyukur terus apa yang kami peroleh. Sisi lainnya, cabo banyak disebut pembawa virus corona,”ucapnya dengan nada sumringah.
Dari pantauan awak media, Sabtu (17/07/2021) tak hanya dagangan milik Donny di pasar ini. Tapi, hampir semua sudut ternyata ikut berjualan cabo dan banyak pembeli ikut pilih-pilih yang terbaru. (ape)

Baca juga:  BPK RI Gelar Exit Meeting, Bupati Tetty Yakin Minsel Terima Opini WTP Lagi
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional