Menu

Sampah Berdampak Kelestarian Lingkungan, Pemprov Sulut Bersama Kabupaten/kota Sepakat buat PSEL

  Dibaca : 31 kali
Sampah Berdampak Kelestarian Lingkungan, Pemprov Sulut Bersama Kabupaten/kota Sepakat buat PSEL

indoBRITA, Manado – Volume sampah kian hari kian bertambah karena pertumbuhan penduduk. Kelestarian lingkungan pun terancam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah nakhoda Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hal tersebut.

Bersama dengan Bupati/Walikota se-Sulut, bertempat di Kolongan, Minahasa Utara, Jumat (16/7/2021), telah dilakukan Penandatanganan Kesepakatan tentang Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Penandatangan Kesepakatan Bersama terkait Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado, Bitung dan Tomohon, serta Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara, yang telah menyatakan tekad dalam kesepakatan dengan Pemprov Sulut dalam pembangunan di sektor lingkungan.

Gubernur menilai bahwa perkembangan pembangunan, perkembangan tingkat perekonomian dan pertumbuhan penduduk akan memberikan dampak dalam peningkatan volume timbunan sampah, yang apabila tidak dikelola dengan baik, dapat berpengaruh negatif terhadap kelestarian lingkungan.

“Untuk itu diperlukan suatu upaya perencanaan pembangunan ataupun sarana dan prasarana yang memadai, guna meminimalisir potensi terjadinya gangguan terhadap kelestarian lingkungan dan kelancaran proses pembuangan akhir sampah,” ungkap Gubernur.

Gubernur menjelaskan, Pemprov Sulut telah melakukan berbagai upaya dalam mensiasati terjadinya gangguan terhadap kelestarian lingkungan, termasuk kelancaran proses pembuangan akhir sampah. Hingga tahun 2021, Pemprov Sulut terus berupaya memantapkan pembangunan infrastruktur berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan, termasuk dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Upaya-upaya tersebut antara lain yaitu meningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian tata ruang serta percepatan dan ketepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas,” jelas gubernur.

“Untuk itu kedepannya kita akan menjalankan pembangunan dengan memperhatikan bahkan mengutamakan aspek lingkungan hidup, khususnya untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, termasuk di dalamnya pengelolaan sampah regional dan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Medis,” sambungnya.

Lebih lanjut, Gubernur Olly menuturkan bahwa pemerintah daerah wajib menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat, terlebih yang bernilai sangat strategis layaknya PSEL, yang dalam pengimplementasiannya di daerah memerlukan sinergitas yang erat antara pemprov dengan pemkab/pemkot guna memperoleh capaian maupun sasaran yang optimal.

“Olehnya itu, saya mengharapkan apa yang kita sepakati hari ini berdampak positif bagi daerah maupun masyarakat Sulawesi Utara, yang nantinya dapat terus dipergunakan dan dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan yang berorientasi kepada kelestarian lingkungan di Bumi Nyiur Melambai, yang akhirnya mampu memberi dampak terhadap pencapaian Visi Pembangunan Nasional, menuju Indonesia Maju,” pungkas Gubernur.

Turut hadir dalam acara ini para pejabat terkait lainnya di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkot Manado, Bitung dan Tomohon, serta Pemkab Minahasa dan Minut.(sco/*)

Baca juga:  Pemprov Sulut Tingkatkan Pengembangan Kualitas SDM Aparatur
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional