Menu

KPK RI-GAMKI Minsel Gelar Bimtek Anti Korupsi

  Dibaca : 28 kali
KPK RI-GAMKI Minsel Gelar Bimtek Anti Korupsi

Liando: Berantas Korupsi harus bebas kepentingan

indoBRITA, AMURANG – Salah satu problem terbesar bangsa ini adalah prilaku korup yang dilakukan oleh elit-elit penyelengara negara. Baik politisi maupun pemerintah maupun pemerintah daerah. Melihat hal diatas, GAMKI Minsel bekerjasama dengan KPK menggelar bimtek terkait korupsi.

Bangsa ini makin krisis moral dan dampaknya adalah ancaman keberlangsungan dalam bernegara.

Hal ini disampaikan Ferry Daud Liando ketika menjadi pembicara dengan topik “peran pemuda dalam pemberantasan korupsi” pada Webinar yang digelar KPK RI bekerja sama dengan GAMKI Minsel, Jumat 30 Juli 2021.

Bagi Dosen Kepemiluan Fisip Unsrat itu bahwa untuk mencegah korupsi tidaklah cukup jika hanya oleh penegak hukum. ”Perlu peran serta semua Komponen bangsa dalam pemberantasannya. Salah satunya adalah peran generasi muda,” ujar Liando. Menurutnya, kelompok ini harus menjadi bagian terdepan dalam pemberantasan. Cuma saja peran-peran itu harus dibangun.

Baca juga:  Terapkan Protokol Kesehatan, Polres Minsel Kawal Kegiatan 5  Paslon Pilkada 2020

Lanjut  kata Liando, ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk memperkuat peran generasi muda dalam pemberantas korupsi.

”Pertama generasi muda perlu memiliki pengetahuan dasar soal tindak pidana korupsi. Perlu tau soal pengertian dan batasan korupsi. Perbuatan-perbuatan apa lalu dikategorikan korupsi. Siapa saja aktor-aktor yang rentan melakukan korupsi. Dan apa modus-modusnya dan di tahapan apa dalam proses pemerintahan yang memungkinan terjadinya korupsi,”jelasnya.

Disamping Tanpaitu tanpa pengetahuan itu generasi muda sulit berperan dalam mencegah atau mendeteksi peluang terjadinya korupsi.

”Kedua, generasi muda harus dibekali ketrampilan memahami perbuatan-perbuatan apa yang diakukan pemerintah, sehingga berpotensi terjadi korupsi. Perlu  tahu  penyusuan RAPBD. Karena disana banyak terjadi potensi korupsi,” ungkapnya tegas.

Baca juga:  KPK Gelar OTT Pejabat Kementerian PUPR

Dan ketiga, kata  sikap Liando perlu independen dan netral jika ingin berperan sebagai penegak anti kuruosi. ”Jika sudah berpolitik seharunya mengindari peran ini. Sebab bisa jadi aktivitas penegakan anti korupsi hanya menyasar lawan-lawan politik atau sifatnya menjatuhkan derajat lawan-lawan politik,”pungkas putra Minsel yang juga mantan wartawan ini. (*/ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional