Menu

Peringati HAN 2021, Gubernur Olly: Persiapkan Anak-anak untuk Generasi Mendatang

  Dibaca : 29 kali
Peringati HAN 2021, Gubernur Olly: Persiapkan Anak-anak untuk Generasi Mendatang
Ari Tahiru menandatangani berita acara disaksikan pengacaranya James Tuwo (Foto: adm/ibc)

indoBRITA, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Acara Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sulut, Rabu (4/8/2021).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Sulut di Restoran Big Fish Manado itu dihadiri langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Dalam acara Gubernur Olly melakukan Pengukuhan Forum Anak Nyiur Melambai Provinsi Sulut Periode 2021-2023 serta Pengukuhan Mama Penting (Mama Peduli Stunting) Sulut kepada Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Selain itu, Gubernur juga melakukan Penandatangan MoU antara Pemprov dengan Polda Sulut terkait Peningkatan Kapasitas Forum Anak Nyiur Melambai Daerah sebagai Pelopor Pelapor (2P) Tahun 2021, guna menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulut.

Menurut Gubernur Olly, pemerintah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya anak-anak, terlebih di dalam momen Peringatan HAN 2021 di Provinsi Sulut.

“Kita harus mempersiapkan anak-anak kita untuk generasi-generasi mendatang. Kita harus siapkan lebih baik, biar mereka lebih siap (untuk melakukan hal-hal yang lebih baik) dari apa yang kita sudah lakukan saat ini. Berilah fasilitas yang lebih baik dari apa yang kita jalani,” ujar Gubernur.

Gubernur Olly mengucapkan terima kasih kepada kabupaten/kota di Sulut yang telah mengikuti acara ini termasuk telah mempersiapkan kegiatan-kegiatan anak di daerah masing-masing dalam rangka HAN 2021.

Sebelumnya, Kepala Dinas P3AD Sulut Devi Kartika Kandouw-Tanos melaporkan HAN yang jatuh pada tanggal 23 Juli bertujuan untuk memberikan pemahaman pertama bahwa anak adalah merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.

“Untuk itu, anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, ketrampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang sehat cerdas dan ceria serta cinta tanah air,” jelas Kadis P3AD Sulut yang juga merupakan Sekretaris TP-PKK Sulut.

“Hari Anak Nasional merupakan wadah atau sarana bagi anak untuk menunjukan bahwa anak indonesia dapat tetap berprestasi, bergembira dan menunjukkan kreatifitas meski di tengah pendemi Covid-19 saat ini,” lanjutnya.

Adapun tema HAN tahun ini yaitu “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”,

sub-tema “Anak cerdas terliterasi, anak gembira dengan asah asih asuh, anak sehat dan gembira, anak cerdas dan kreatif serta anak tangguh dan kasih sayang”, dengan tagline #AnakPeduliDiMasaPandemi.

Dalam acara digelar beberapa kegiatan menarik, salah satunya Q&A (Question and Answer) yang dibawakan oleh Gubernur, Wagub dan Ketua TP-PKK baik yang hadir maupun anak anak yang mengikuti secara virtual dengan memberi hadiah menarik dari pihak penyelenggara.

Dilanjutkan dengan Penandatangan Deklarasi Stop Perkawinan Anak di penghujung acara.

Acara ini diikuti lewat Virtual Forum Anak di beberapa Kab/Kota.

Turut hadir Ketua DWP Sulut Ivonne Silangen-Lombok, Direktur Reskrim Umum Polda Sulut, Kadis Kesehatan Sulut dan Karo Kesra Sulut.(sco/*)

Baca juga:  Pjs Gubernur Agus Fatoni: "Jadilah Orang Baik, Agar Kita Menjadi Yang Terbaik dan Bernasib Baik’’
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional