Hingga Saat Ini, Warga Minsel Yang Divaksin Sebanyak 62.995 Orang

indoBRITA, AMURANG – Hingga Selasa (7/9/2021), warga masyarakat Minahasa Selatan yang terkonfirmasi kasus covid-19 dan berstatus aktif penuh 1.262 orang. Bahkan, 50 dalam perawatan dan 57 sedang isolasi mandiri (Isoman). Sementara itu, kasus meninggal dunia sebanyak 38 orang. Sedangkan status di Minsel masih zona orange dengan PPKM level 3.

Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Erwin Schouten menjelaskan, menekan penyebaran covid-19, pemerintah Kabupaten gencar memberikan vaksinasi covid-19. Bahkan, pihaknya ikut bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait lainnya.

‘ Saat ini, dari target 189.263 warga yang akan diberikan vaksin. Sekarang sudah mencapai 62.995 atau 33,38% untuk dosis pertama.
Sedangkan dosis kedua sesuai laporan dari Dinas Kesehatan Minsel baru 20.227 warga atau 10,69%. Makanya kini pemerintah sedang konsentrasi mengajak warga yang telah memenuhi syarat mendapat dosis kedua,” ujar Schouten.

Baca juga:  Tunjang Pariwisata, PUPR Siap Kerjakan Sembilan Proyek Jalan Alternatif 

Menurutnya, seluruh fasilitas kesehatan kini terus didorong melayani vaksinasi untuk mencapai target. Agar herd immunity di Minsel dapat tercapai. Terutama untuk dosis kedua akan kita genjot dan menghubungi warga yang siap menerima dosis kedua. Tentunya, hal diatas memenuhi syarat untuk divaksin.

”Vaksinasi yang telah digunakan di Minsel selama ini telah tiga jenis. Pertama kali Sinovac yang berasal dari Cina, dilanjutkan Aztra Zeneca dari Inggris. Sedangkan Modena yang dikhususkan bagi tenaga medis didatangkan dari Amerika Serikat,” katanya lagi.

Disamping itu, guna mempercepat vaksinasi, Dinas Kesehatan Minsel juga bekerjasama dengan sekolah-sekolah dan organisasi sosial lainnya. Melalui kerjasama ini vaksinasi bagi siswa dilaksanakan di sekolah, seperti di SMP N 2 Amurang yang menyelenggarakan gebyar imunisasi.

Baca juga:  Ungkap Kasus Curanmor, Tim Resmob Polres Minsel Amankan Dua Tersangka Warga Tatapaan

“Pemberian vaksinasi memang sedang kita percepat. Tapi memang ada sejumlah kendala, terutama ketersediaan vaksin. Namun informasi yang diperoleh, kebutuhan vaksin segera terpenuhi,” jelasnya.

Schouten juga memaparkan sedang berupaya memperluas sosialisasi ke masyarakat. Selain wajib menerapkan protokol kesehatan dan Covid-19 juga vaksinasi. Ini dikarenakan banyak informasi hoax atau palsu dimasyarakat yang justru membahayakan upaya pemerintah ‘memerangi’ Covid-19.

”Vaksinasi booster atau tahap tiga bagi tenaga medis juga sedang berjalan. Sekarang sudah 594 tenaga medis di Minsel menerima vaksin dosis ketiga. Diusahakan booster yang menggunakan vaksin Moderna segera selesai,” tegasnya. (*/ape)

Capaian vaksinasi di Minsel dari target 189.263:

Dosis 1: 62.995/33,28%

Dosis 2: 20.227/10,69%

Dosis 3: 594/0,31%

Sumber resmi Dinkes Minsel

Pos terkait