Sudah Capai Target Nasional, Pemprov Sulut Tetap Dorong KIA di 15 Kabupaten/kota

  • Whatsapp
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Sulut Voura Kumendong.

indoBRITA, Manado – Anak-anak di bawah umur 17 tahun wajib memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Khusus untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah melebihi target nasional 30 persen yang sudah mempunyai KIA.

“Wajib KIA di Sulut 635.647 orang. Hingga kini sudah capai 31,6 persen. Sudah melampaui target nasional, tapi torang tidak berpatokan di situ. Lebih banyak lebih baik,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Sulut Voura Kumendong kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/9/2021).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kumendong: Ruang Publik Harus Gunakan Bahasa Indonesia

Ia membeberkan kabupaten/kota di Sulut paling tinggi mengurus KIA adalah Kota Tomohon 77 persen, Kotamobagu 72,61 persen. Selanjutnya daerah di kepulauan, yakni di Sangihe 69 persen dan Sitaro 59,42 persen.

“Yang rendah itu Boltim 4 persen, kemudian Minahasa 6,69 dan Bolmong 8,33 persen,” beber Kumendong.

Daerah yang masih minim mengurus KIA, diharapkan menjadi perhatian.

“Kendalanya masih ada sekolah yang belum menggelar tatap muka langsung. Itu jangan jadi alasan. Harus jemput bola,” imbuhnya.

Kumendong pun mengharapkan kerja sama dari orang tua agar mendukung pembuatan KIA. Sebab, pengurusannya tidak dipungut biaya.

Diketahui, KIA terbagi dua, yakni KIA untuk anak usia 0 hingga 5 tahun tanpa menyertakan foto, dan KIA untuk anak usia di atas 5 tahun dan di bawah 17 tahun menggunakan foto.(sco)

Pos terkait