Dihadapan Menaker Ida, Gubernur Olly Sebut Sekitar Likupang Prioritas Pemagangan DPSP

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mendampingi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah dalam kegiatan Kick Off Pemagangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat (24/9/2021).

Kick Off tersebut menandai dimulainya masifikasi pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil kompeten di sektor pariwisata pada 5 DPSP. Guna memfasilitasi hal tersebut Kementerian Ketenagakerjaan bekerjasama dengan 46 perusahaan bidang pariwisata ada di sekitar 5 DPSP.

Dalam sambutannya, Menaker Ida Fauziyah mengatakan bahwa program Pemagangan DPSP merupakan salah satu solusi pemerintah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Dalam program ini, para peserta akan mendapatkan pengalaman kerja dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Sikap, mental, perilaku dan kemampuan kerja mereka akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang ada,” ujar Menaker Ida dari Desa Maen Likupang.

Menaker Ida menilai, program pemagangan juga menjadi upaya pemerintah dalam menyongsong bonus demografi Indonesia di tahun 2030, serta menyelesaikan sejumlah tantangan di bidang ketenagakerjaan, khususnya yang berkaitan dengan dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey menyebut bahwa SDM di sekitaran DPSP masing-masing akan diprioritaskan dalam mengikuti program Pemagangan DPSP.

“Kita berharap agar program ini dapat menciptakan SDM pariwisata yang handal di bidangnya masing-masing, yang mana bisa memberikan keuntungan bagi daerah dalam mendukung dan memajukan sektor pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” kata Gubernur Olly.

Selain di Likupang, Kick Off Pemagangan 5 DPSP yang dilaksanakan secara serentak oleh 5 DPSP juga digelar di Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), dan Labuan Bajo (NTT), lewat video conference.

Adapun pemagangan pada 5 DPSP akan diikuti oleh sebanyak 470 peserta yang terbagi dalam 25 jenis jabatan, antara lain yaitu Front Office; Reception; Admin Finance; Accounting; General Staff Officer; Information Technology; Public Area; Room Attendant; Back Office; Chef; Food and Beverage Service Product; Food and Beverage Service Service; Food and Beverage Service Kitchen; Food and Beverage Service Restaurant; Banquet Attendant; Engineering; Room Boy; Service; Teknisi; Waitress; Pelayan Restoran; Laundry; Laundry Attendant; Housekeeping; dan Kru Diving.

Hadir Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker Budi Hartawan, Bupati Minut Joune Ganda, Wakil Bupati Minut Kevin Lotulung serta sejumlah pejabat dan stakeholder terkait.(sco/*)

Baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Sudah Dimulai, Gubernur Olly Harapkan Dukungan Masyarakat Sulut

Pos terkait