Ini Maksud Rio Dondokambey Ajak Finalis Remaja Teladan ke Tiga Lokasi Road Show

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Finalis Remaja Teladan (Retel) telah memasuki pada tahapan road show. Minggu (10/10/2021) sebanyak 30 grand finalis Retel ini mengunjungi tiga lokasi yang berbeda, yaitu Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Panti Sosial Tuna Netra Bartemeus Malalayang, dan di Makatete Hills Warembungan.

Sebelum road show, diawali dengan ibadah di GMIM Bethesda Ranotana. Ibadah ini dipimpin Pdt Francis Najoan-Tiwa, MTh, dengan mengangkat tema khotbah “Memilih orang yang diteladani” (1 Timotius 3:1-13).

Bacaan Lainnya

“Harus menjadi kebanggaan orang tua dan jemaat. Sebagai remaja teladan, harus memegang firman supaya tidak menjadi batu sandungan. Bertumbuh dan berbuat bagi kristus,” ungkapnya.

Seorang remaja teladan, kata dia, jangan hanya tampil baik di depan juri tapi berbanding terbailk dengan orang tua.

“Remaja teladan, tapi hanya tampil baik di depan juri. Sementara di rumah suka marah-marah orang tua. Jadilah teladan dan berkah. Kalian generasi penerus gereja untuk masa depan. Jadilah pribadi yang biasa tetapi luar biasa di mata Tuhan,” pintanya.

Pendeta juga punya pesan khusus bagi para pendamping remaja. “Pesan kami, jangan hanya menjadikan mereka terampil. Tapi terisi juga dalam keluarga, karena dengan itu mereka menjadi berkah di dalam Tuhan,” tuturnya.

Usai ibadah, para finalis Retel mengunjungi BPBD Sulut. Di sana, diterima Kepala BNPB Sulut Joi Oroh. Di kesempatan itu, Oroh sedikit memaparkan tentang tugas dan kerjanya di BPBD Sulut dalam menangani bencana di daerah.

Selanjutnya, para finalis Retel menyambangi Panti Sosial Bartemeus, milik Yayasan GMIM AZR Wenas Bidang Pendidikan dan Persekolahan.

Di sana, mereka membaur dengan para penghuni berkebutuhan khusus.

Diketahui, meski sebagian besar para penghuni penyandang tuna netra, namun banyak prestasi yang sudah diukir. Ada yang menjadi juara talent show dan juga mengakhiri pendidikan di bangku kuliah dengan gelar sarjana.

Mereka saling berinteraksi. Bercengkrama canda, tawa hingga berdoa bersama mewarnainsesi ini. Tak hanya berinteraksi, finalis Retel dipimpin Ketua Panitia Rio Dondokambey menyalurkan bantuan.

Road show pun berlanjut di Makatete Hills Warembungan. Pada kesempatan itu, panitia pelaksana menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily.

Mereka diberikan wejangan dalam rangka mempromosikan destinasi pariwisata Sulawesi Utara.

Bagaimana peran remaja dalam terhadap pariwisata Sulut, yang mempunyai kaitan dengan pemberdayaan ekonomi.

Ketua Umum Panitia Remaja Teladan Rio Dondokambey mengatakan, road show merupakan rangkaian pemilihan remaja teladan tahun 2021.

“Kita baru saja melaksanakan road show. Para finalis akan mengikuti agenda Talent Show tanggal 16 Oktober serta malam final tanggal 20 Oktober. Sebelum road show, para finalis telah mengikuti karantina selama tiga hari,” kata Rio.

Ada dua hal yang ditekankan Rio. Yakni, terkait kunjungan ke Panti Asuhan dan materi tentang pariwisata di Makatete Hills.

Rio menyebut, pihaknya menekankan adanya interaksi antara finalis remaja teladan dengan para penghuni panti, yang di antaranya penyandang tuna netra.

“Mereka dihadapkan untuk senantiasa mengucap syukur. Ketika melihat adik-adik di sini keterbatasan fisik, namun mereka punya prestasi,” ungkapnya.

“Jadi ada motivasi untuk tidak menyerah. Tidak terbuai dengan kelemahan maupun segala keterbatasan kita,” tuturnya.

Motivasi, kata Rio, melihat dari berkebutuhan khusus, tapi memiliki talenta, makin bersemangat lagi dalam hidup melayani Tuhan.

“Mereka tidak ada beda. Semua sama. Ada cita-cita yang ingin dicapai. Mereka punya mimpi tapi mereka punya keterbatasan finansial dan fisik, tapi ada yang sudah berhasil,” kata dia.

“Semoga memberi semangat menjalani hidup, serta menggapai cita-cita. Bahwa apa yang kita inginkan itu semua dari kita. Dimulai dari kita dan mau berusaha. Tapi yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan,” ketusnya.

Hal lain yang ditekankan Rio, ialah terkait dengan pariwisata. “Mereka diberikan materi tentang pariwisata. Bagaimana peran remaja terhadap destinasi pariwisata Sulut, serta caara mempromosikannya,” tuturnya.

Menurutnya, kalangan remaja sekarang, harus terlibat membangun destinasi.

“Produk lokal, bisa UMKM dan kelompok masyarakat (koperasi), merupakan bagian dari kelengkapan pariwisata. Dengan mempromosikan pariwisata, kita bisa menggali potensi daerah kita, serta mampu memberdayakan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan Roadshow, Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Michaela Elsiana Paruntu, serta sejumlah panitia pemilihan remaja teladan Sinode GMIM 2021.(sco/*)

Baca juga:  Support Penggerak Ekonomi, Rio Dondokambey Resmikan Toko Bahan Kue

Pos terkait