Anggota Satpol PP Bitung Tewas Ditabrak Sopir Mabuk

  • Whatsapp
Pikap maut yang menewaskan anggota Satpol PP Bitung dalam tabrakan.(ist)

indoBRITA, Bitung— Kecelakaan Lalulintas maut kembali terjadi di Bitung setelah mobil Pikap L300 menabrak pengendara motor hingga tewas di dekat tikungan Jalan Dumais Manembo-nembo Kecamatan Matuari, Senin,(18/10/2021).

Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi yang dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021) menjelaskan, kecelakaan terjadi antara Sepeda motor matic Honda Vario DB 4027 yang dikendarai Albriant Pusung (29) Warga Kelurahan Girian Bawah Lingkungan VI, Kecamatan Girian tewas ditabrak Mtsubishi Pikap DB 8551 A, yang dikemudikan SP alias Sam (56) warga Lingkungan III Kelurahan Manembo-Nembo Kecamatan Matuari.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  11 Pejabat Eselon II Pemkot Bitung Dilantik

Kronologis kejadian menurut Puhi, sore menjelang malam, motor Matic yang dikendarai Pusung, membonceng dua orang rekannya sesama anggota Satpol PP masing-masing Syalom Marcelino Mangapeng (31) warga Kelurahan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari dan Maikel Mamonto (35) warga Kelurahan Girian Bawah Lingkungan I Kecamatan Girian dari arah Manembo-nembo menuju ke arah Girian mendadak kaget setelah dari arah berlawanan yakni dari arah Girian menuju ke Manado muncul mobil Pikap L300 dikemudikan Sam dengan kecepatan tinggi serta oleng ke kanan ke arah mereka, Pusung yang kaget coba banting stir namun terlambat sehingga tabrakan tak dapat dihindari, akibatnya mereka yang di atas motor terlempar dan sayangnya meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Manembo-nembo, nyawa Albriant Pusung tak bisa diselamatkan dan meninggal dunia sementara dua rekannya juga mengalami mengalami luka-luka.

Baca juga:  Wawali Bitung Ikut Pembekalan Kepemimpinan Tatap Maya Tahap Dua

Kondisi sopir Pikap yang dalam keadaan mabuk tersebut juga mengalami benturan di bagian dada dan dua unit kendaraan ringsek serta hancur.

“Dari hasil penyelidikan sementara, pengemudi kendaraan mitsubishi pick up nopol DB 8551 A lalai dan sudah dalam pengaruh minuman keras atau mabuk sehingga sudah tidak konsentrasi mengemudikan kendaraan sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” tutup Puhi.(yet)

 

Pos terkait