Ke Tomohon, Ini yang Dilakukan Menteri PPPA

  • Whatsapp

indoBRITA, Tomohon – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga berkesempatan mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (19/10/2021).

Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Puspayoga melakukan beberapa kegiatan di Kota Tomohon. Di antaranya, Launching Buku Profil Gender dan Anak Provinsi Sulut Tahun 2021 di Kawasan Rumah Makan Danau Linow, Tomohon.

Menteri Puspayoga memberikan apresiasi yang tinggi atas terobosan Dinas PPPA Sulut, yang telah meluncurkan Buku Profil Gender dan Anak Provinsi Sulut.

“Saya atas nama jajaran Kementerian PPPA RI tentunya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ide yang luar biasa ini. Ketika adanya buku profile gender dan anak artinya apa? Kita untuk mengintervensi, apa yang harus kita lakukan berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. Demikian juga dengan pemenuhan hak anak intervensi agak tepat. Makanya, sekali lagi saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” tutur Menteri Bintang Puspayoga.

Launching Buku Profil Gender dan Anak Provinsi Sulut Tahun 2021 ini turut didampingi Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan Sekretaris TP-PKK Sulut yang juga Kepala Dinas PPPA dr Devi Kartika Kandouw-Tanos.

Usai Launching Buku Profil Gender dan Anak Provinsi Sulut Tahun 2021, Menteri PPPA menuju ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tomohon dan Lembaga Pembinaan Perempuan. Di sana, ibu menteri berkesempatan melihat aktivitas para nara pidana, seperti pembuatan batik, proses pengolahan kerajinan tangan, pengolahan minyak kelapa murni hingga peninjauan kegiatan vaksinasi bagi anak. Bahkan berbagai bantuan juga disalurkan bagi warga binaan anak.

Menteri Puspayoga mengapresiasi atas kerja sama dan sinergitas yang terjalin antara Pemprov Sulut dan Pemerintah Kota Tomohon dalam upaya pendampingan warga binaan anak dan perempuan yang berada di Lapas. “Dengan adanya pendamping ini, kita tentu berharap semua anak-anak dan perempuan yang ada di Lapas ini bisa segera keluar dan tidak kembali lagi ke tempat ini. Karena saya melihat semangat anak-anak di LPKA itu sangat besar, jadi harapan ini jangan sampai sirna,” kata menteri saat diwawancarai usai peninjauan di dua lapas.

Lebih jauh dikatakannya, khusus untuk warga binaan perempuan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Lapas terkait apa saja kebutuhan-kebutuhan agar meningkatkan kreativitas warga binaan.

“Jadi kalau memang warga binaan ingin agar ada peningkatan kualitas, maka kita sudah akan mulai melakukan koordinasi dan konsultasi dengan kementerian terkait. Itu agar ada dukungan juga dari pihak kementerian. Saat ini yang saya mintakan adalah pendamping yang lebih intens lagi, dan dikembangkan semua kemampuan warga binaan,” pungkasnya.

Walikota Tomohon Caroll Senduk mengaku bangga atas kehadiran Menteri PPPA RI bersama dengan jajarannya ke Kota Bunga.

“Tentu ada banyak hal yang akan diusulkan kepada pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PPPA untuk meningkatkan sumber daya para anak dan perempuan di Kota Tomohon,” kata Walikota Senduk.

“Sedikit banyak kegiatan tadi semoga boleh menjadi cerita positif yang boleh ibu Menteri bawa ke Jakarta, siapa tau boleh disampaikan ke Presiden Jokowi dan pak Presiden boleh datang lagi di Kota Tomohon,” tandas walikota.

Dalam kunjungan kerja Menteri PPPA RI, selain melaunching buku profil gender dan anak, turut dihadiri Wakil Walikota Wenny Lumentut, Sekkot Edwin Roring, Ketua TP-PKK Tomohon drg Ny Jeand’arc Senduk-Karundeng, Sekretaris TP-PKK Tomohon Ny Eleonora Lumentut-Sangi.(sco)

Baca juga:  Kepada Pasutri Baru Wakil Walikota Tomohon Beri Pesan Ini

Pos terkait