Biasa Labeling, Kini UPTD PPD Samsat Manado Lakukan Ini untuk Ingatkan Wajib Pajak

  • Whatsapp
Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulut Olvie Atteng.

indoBRITA, Manado – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai upaya pun dilakukan instansi yang dinakhodai Olvie Atteng itu dalam hal optimalisasi pendapatan.

Di antaranya, seperti yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Manado dengan merubah cara untuk mengingatkan para wajib pajak yang telah ‘terlambat’ membayar pajak kendaraan bermotor.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Terapkan Protokol Kesehatan, Samsat Manado Gencar Sosialisasi Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor

“Kalau biasa kita lakukan labeling. Kini, kita laksanakan sosialisasi di tempat keramaian,” beber Kepala UPTD PPD Samsat Manado Herlina Karepu kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Ia mengakui, proses labeling tak membuat para wajib pajak langsung membayar pajak.

“Kalau cara sosialisasi ini kan langsung bertemu wajib pajak. Jadi kita serahkan langsung itu surat pemberitahuan tentang pembayaran pajak kendaraan,” terangnya.

Untuk saat ini, lanjut dia, surat pemberitahuan tersebut akan diberikan pada wajib pajak yang sedang antri di SPBU.

Karepu mengatakan upaya tersebut dilakukan guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, di tengah pandemi, capaian PAD masih belum memenuhi target.

Kepala UPTD PPD Samsat Manado Herlina Karepu.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengejar PAD. Di antaranya, dibukanya Samsat Weekend di pusat keramaian. Diakui Karepu, dengan pembukaan Samsat di hari Sabtu, membuat pendapatan pajak kendaraan bermotor cukup meningkat.

“Samsat Weekend dampaknya ada peningkatan pendapatan, setiap minggu ada ketambahan 40an juta,” ujarnya.

Peningkatan PAD, kata Karepu, konsisten saat hadirnya Samsat Weekend.

“Sejak dibuka Samsat Weekend yang sudah sebulan lamanya sudah dapat 170an juta,” tukasnya.(sco)

Pos terkait