FKUB Minsel Kecam Pengrusakan Baliho di Gereja Advent Tumaluntung

  • Whatsapp

indoBRITA, TARERAN – Kejadian memiriskan terjadi di Desa Tumaluntung Kecamatan Tareran minggu berjalan kemarin. Pasalnya, dugaan sejumlah oknum melakukan pengrusakan baliho yang terpasang di gereja Advent Tumaluntung. Melihat hal diatas, Ketua FKUB Minsel Pdt Stien Rondonuwu, M. Th angkat suara soal pengrusakan itu.

”Ya, menyikapi hal diatas, atas nama Ketua FKUB Minsel mengecam kepada oknum yang melakukan pengrusakan baliho yang terpasang di gereja Advent Tumaluntung. Baginya, menyayangkan dan prihatin atas kejadian diatas,” ujar Pdt Stien Rondonuwu dalam rilis yang dibagikan kesalah satu grup di Minsel.

Baca juga:  Bupati FDW dan Senator SBANL Bekali Peserta LK3G di Amurang

Menurutnya, sebagai tokoh agama sekaligus ketua FKUB Minsel menyayangkan kejadian tersebut. Beruntung tak terjadi masalah besar ditengah-tengah keberadaan desa Tumaluntung.

”Maka dari itu, FKUB Minsel meminta pihak aparat untuk menindak tegas kejadian diatas. Harapannya, oknum yang melakukan pengrusakan harus ditangkap dan diproses sesuai aturan yang ada. Kita tahu, Minsel dikenal dengan kerukunan antar gereja yang kuat. Rasa saling menghargai dan menghormati antar gereja,” kata ketua jemaat GMIM Setia Kudus Pondang.

Pdt Stien Rondonuwu tak meragukan soal toleransi agama di Minsel. Jadi kami mengajak tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang ada di Desa Tumaluntung. Kita cari solusi, seperti dialog untuk mencegah adanya tindakan yang lebih parah.

Baca juga:  Sekitar 4438 Pekerja Gereja, Sekum PP KGPM: Terima Kasih Pemprov Sulut

”Kejadian di Desa Tumaluntung khususnya di gereja Advent jangan sampai menimbulkan keresahan lebih besar. Maksudnya, jangan terprovokasi yang bisa memicu persoalan lain. Mari kita duduk bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Kita jaga kerukunan antar gereja dan agama. Semoga Tuhan Yesus Kristus menolong kita semua,” ungkap Ketua BPW Amurang 3. (ape)

Pos terkait