Pengukuhkan DPW se-Indonesia, Barikade 98 Sampaikan Komitmen Kawal Demokrasi dan Tuntaskan Reformasi

  • Whatsapp
Pengukuhan DPW Barikade 98 se-Indonesia (Foto: Amas Mahmud)

indoBRITA, Jakarta– Barisan Rakyat Indonesia (Barikade) 98 menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (13/11/2021). Kegiatan yang dirangkaikan dengan pengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barikade 98 se-Indonesia itu dihadiri ratusan jebolan tokoh mahasiswa pendobrak reformasi dari berbagai daerah.

Di antara ratusan peserta tersebut adalah utusan DPW Sulawesi Utara (Sulut). Mereka adalah Christian Nelson Pangkey, Hariyadi dan Reyndol Wuisan. Di kesempatan itu, ketiganya ikut menyampaikan komitmen mengawal demokrasi dan menuntaskan reformasi.

Bacaan Lainnya

“Barikade 98 sebagaimana yang disampaikan Benny Rhamdani selaku ketua umum berkomitmen membebaskan demokrasi dari intervensi dan oligarki. Barikade 98 Sulut dan seluruh DPW se-Indonesia mendukung pemerintahan Jokowi dalam menuntaskan agenda reformasi dan program kerakyatan,” kata pimpinan DPW Barikade 98 Sulut, Christian Nelson Pangkey.

Baca juga:  Eman Hadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan 2018
DPW Sulut dalam Rakernas 1 Barikade 98 (Foto: dok SP)

Christian Pangkey dan kawan-kawan menyatakan keseriusannya untuk mengamankan apa yang diputuskan dalam Rakernas. “Kami juga bangga dan salut karena Ketua Umum Barikade 98, Benny Rhamdani salah satu tokoh yang getol memperjuangkan keterbukaan dan perubahan demi terwujudnya demokrasi yang bersih. Kebanggaan kami lebih spesial karena Benny Rhamdani berasal dari Sulut,” ujar pria yang akrab disapa Sony ini.

Benny Rhamdani saat pengukuhan dan Rakernas 1 tersebut memang menegaskan dukungan Barikade 98 untuk pemerintahan Jokowi. Secara khusus Benny mengungkapkan sokongannya untuk Menteri-menteri Jokowi yang memiliki visi perjuangan atas cita-cita demokratisasi dan reformasi 98.  Salah satunya adalah Menteri BUMN Erick Thohir.

Christian Nelson Sonny Pangkey bersama Ketua Umum Barikade 98, Benny Rhamdani (Foto: dok SP)

“Penataan kelembagaan dilakukan, reformasi secara internal terus dikobarkan, perusahaan-perusahaan yang dianggap bangkrut tidak memberikan kontribusi dan keuntungan pada negara yang selama ini disuapi pihak-pihak tertentu agar ia tetap hidup, justru dibubarkan dan digabungkan,” kata Benny.

Baca juga:  Polres Minut Tegaskan Tak Ada Kendala Penggeledahan di PU Minut

Ia melihat apa yang telah dilakukan Erick Thohir merupakan semangat perubahan di internal BUMN dan kontribusi pada negara dalam mewujudkan cita-cita reformasi 98.

“Saya ingin memberikan garansi dan jaminan jika Barikade 98 bersama Jokowi, jika Barikade 98 bersama Erick Thohir ini adalah pilihan jalan menuju tuntasnya agenda-agenda perjuangan reformasi 98,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir mengaku bahwa apa yang dilakukannya selama menjadi Menteri BUMN, hanya menjalankan tugas dan amanat semata. “Saya secara pribadi sebagai pembantu presiden siap diangkat siap dicopot, tetapi sudah seyogianya sebagai pembantu beliau justru menjaga beliau, menjaga apa apa yang sudah menjadi visi beliau, karena beliau sudah menekankan menteri tidak punya visi, menteri hanya melaksanakan tugas,” ucap Erick. (*/adm)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait