Dipercayakan Bupati FDW, Tumimomor: SDN 4 Amurang Banyak Yang Harus Dibenahi

  • Whatsapp

indoBRITA, Amurang – Awal Oktober 2021, bupati Franky Donny Wongkar dan wakil bupati Petra Yani Rembang melantik Steiny D Tumimomor sebagai Kepala SD Negeri 4 Amurang. Pasca kurang satu bulan sebagai kepsek, sudah menggelar rapat guru, orang tua siswa dan komite sekolah.

”Sebelum menggelar rapat, saya melihat dari dekat apa saja yang harus dibenahi SDN 4 Amurang (Buyungon, red). Dari hasil rapat, ternyata banyak kekurangan  harus dibenahi sekolah ini. Sebab, sebelum dilantik Bupati FDW, menargetkan harus siap lakukan perubahan dan kebutuhan sekolah tersebut. Ya janjinya, mulai Januari 2022 akan dilakukan perubahan,” kata Kepala SDN 4 Amurang Steiny D Tumimomor kepada awak media ini.

Dikatakan mantan guru SDN 2 Amurang, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2021 triwulan ketiga masih ditunggu pencairannya. Maka dari itu, banyaknya keperluan  mendesak harus dibenahi secepatnya. Kami berharap bantuan partisipasi  komite sekolah melalui orang tua dalam rangka menjadikan SDN 4 Amurang lebih baik akan terealisasi.

Baca juga:  Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, SBANL Ajak Bersatu Melawan Covid-19

”Pada prinsipnya, sebagai kepsek harus transparan dengan guru, komite serta orang tua siswa. Didalamnya juga soal dana BOS wajib transparan dalam pengolahannya. Demi keamanan, semua harus dilakukan dengan transparan biar tak ada masalah kemudian,” jelasnya.

Tumimomor juga menjelaskan, kalau tahun 2022 dalam rangka Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) kelas VI wajib memberikan uang 50 ribu rupiah. Dimana, hal itu hasil keputusan  rapat guru dan komite sekolah dan orang tua siswa.

”Selain itu, lanjut Tumimomor kalau halamannya akan ditata menjadi Taman Wisata Pendidikan (TWP) dan Taman Belajar untuk Siswa (TBS). Kalau disetujui orang tua siswa, tahun 2022 usulan diatas akan dilaksanakan. Sekali lagi, pihaknya meminta dukungan dari Komite Sekolah untuk mendapatkan persetujuan orang tua siswa,” tegasnya.

Baca juga:  Kaseger Apresiasi Pemerintah Pusat Menganggarkan Pupuk Bersubsidi 7,9 Juta Ton

Yang menjadi perhatiannya, ternyata banyak siswa  SDN 4 Amurang tergolong kurang mampu. ”Melihat hal diatas, saya terpanggil untuk membantu pengadaan seragam dan langsung dibagikan kepada siswa tersebut. Bahkan, setiap bulan dari program yang ada, siswa diberi asupan makanan tambahan bergisi. Dengan demikian, apa yang dilakukannya semuanya didukung staf guru bersama Guru Tidak Tetap (GTT) dan komite sekolah. Semoga menjadi nyata dalam rangka perubahan SDN 4 Amurang, Buyungon,” ucap perempuan yang akrab dengan Pers ini. (ape)

Pos terkait