Target 2025 Indonesia Sehat, Wagub Kandouw Minta Hilangkan Ego Sektoral

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Tahun 2025 pemerintah pusat menargetkan Indonesia Sehat. Optimisme target tersebut terwujud. Sulawesi Utara (Sulut) sangat mendukung target itu. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi dalam bidang kesehatan itu.

Olehnya, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengapresiasi puncak kegiatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sulut, yang diadakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/2021).

“Momentum ini untuk evaluasi semua program kerja kesehatan. Apalagi tahun 2025 target pemerintah pusat Indonesia Sehat. Banyak hal yang perlu kita perbaiki,” tegas Wagub Kandouw saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sulut, di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

“Saya senang hari ini betul-betul komparasinya kita bersama,” sambungnya.

Adapun dalam puncak peringatan HKN ke-57 bertajuk “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”. Wagub pun menekankan tentang sinergitas semua pihak, baik di pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Kata dia, ego sektoral harus dihilangkan.

“Terlebih dalam mengalokasikan anggaran untuk sektor kesehatan. Pemprov Sulut sendiri telah mengalokasikan anggaran sebesar 20% bagi sektor kesehatan dan 20% untuk pendidikan. Itu sesuai dengan perintah Undang-undang,” bebernya.

Meski begitu, Kandouw mengatakan semuanya itu belum cukup dan perlu ada ikhtiar semangat dan tekat dalam mendorong pemerataan pelayanan kesehatan.

“Karena masyarakat jugalah yang akan merasakan dampaknya,” tutur Kandouw.

Ia menyebut, Menteri Kesehatan bersama jajarannya telah banyak menyiapkan reformasi dalam bidang kesehatan.

“Ini tentu saja suatu kerja besar yang tentu saja memerlukan kerja sama baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota,” imbuhnya.

Ia berharap, HKN tahun ini menjadi momentum intropeksi sekaligus evaluasi dalam menyusun road map menuju Indonesia Sehat.

“Kita bersyukur perang terhadap Covid-19 cukup terkendali. Dan tetap berlanjut karena tidak ada yang tahu kapan pandemi berakhir,” harapnya.

Dalam puncak kegiatan HKN ke-57 di Sulut dirangkaikan dengan launching program Anak Sehat Anak Hebat (ASAH) dan pemberian piagam penghargaan atas berbagai prestasi di sektor kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut Debie Kalalo mengungkapkan, momentum HKN tahun ini akan menjadi motivasi dan semangat bagi pihaknya dalam menjalankan program kesehatan.

“Terutama juga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sulut yang kini berada di kisaran 67%. Kita berkomitmen agar akhir Desember nanti realisasinya capai 80%,” paparnya.

Selain itu, Kalalo menyebut masalah sunting dan gizi buruk menjadi perhatian serius pihaknya.

“Ini juga akan dibahas dalam Rakerda untuk mendorong Sulawesi Utara terbebas dari stunting dan gizi buruk,” tandasnya.(sco/*)

Baca juga:  Kadis Pilih Hadiri Seminar, Komisi IV Tolak Bahas Anggaran Pariwisata

Pos terkait