Jammy Lamia, Orang Minsel Pertama Wasit Nasional Catur

  • Whatsapp

indoBRITA, Amurang – Tak banyak orang yang tahu dengan sosok Jammy Lamia, S. Pd, WN. Putra kelahiran, Kaneyan 3 Februari 1968 ternyata telah membawa nama Minahasa Selatan kancah nasional cabang olahraga Catur. Dengan demikian, Kepala SMPN 3 Tareran ini sudah lama menjadi wasit nasional sejak tahun 2016 di Depok, Jawa Barat.

Ditemui wartawan indoBRITA.co disalah satu kios terkenal di Sulut, Topas Amurang sekembalinya dari Bangka Belitung menjadi wasit nasional Cabor catur. Diceritakannya, awal menjadi wasit di Kejurnas Catur tahun 2016 di Depok. Selanjutnya, setiap tahun dalam Kejurnas Catur, Percasi mengundangnya dan tahun 2017 di Bogor, Kejurnas catur tahun 2018 di Aceh, Kejurnas catur tahun 2019 di Ambon dan Kejurnas catur tahun 2021 di Bangka Belitung.

”Berarti, saya sudah membawa nama Minsel dan Sulawesi Utara sebagai wasit nasional di Kejurnas catur sebanyak lima kali. Dan baru-baru ini, saya juga dipilih Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) di PON Papua tahun 2021. Hasilnya, sangat memuaskan dan menunjukkan kalau orang Minsel berarti besar bagi Cabor catur tingkat nasional,” kata Lamia.

Baca juga:  Jumat berbagi, Sat Lantas Polres Minsel bagikan paket makanan untuk warga pengguna jalan

Dikatakan suami tercinta Meyti Pandey, sebelumnya tahun 2009 dipercayakan mengantar siswa SMP di O2SN tingkat Provinsi Sulut di Manado. Ditanya, kenapa tertarik Cabor catur. ”Ya, saya memang mencintai catur. Sejak remaja, sudah mengenal catur. Yang pasti, catur sangat diminati banyak orang. Walau diakui, olahraga catur biayanya sangat murah. Didalamnya, banyak orang desa jadi terkenal lantaran catur,” jelas ayah dari empat anak dan dua orang cucu.

Menurut Lamia lagi, olahraga catur sangat berpotensi dan menguntungkan. Bahkan, nama Minsel sendiri ikut mendunia di Cabor catur. Catur ternyata tak hanya menyalurkan hobi atau bakat, tapi bisa menghasilkan masa depan.

”Saya mengutip pernyataan Ketua Umum Percasi GM Utut Adianto, beberapa tahun terakhir Cabor catur tak lagi masuk di O2SN. Namun, tahun 2022 catur dipertandingkan kembali. Jadi, sejak tahun 2017-2021 catur tidak masuk di O2SN. Dan harapannya, catur akan kembali dipertandingkan lagi,” tambah Lamia yang akrab dengan insan Pers.

Baca juga:  Evaluasi Pengamanan Pasca Pemungutan Suara juga Bahas PSU, Kapolda Sambangi KPU Sulut

Sementara itu, pemerintah telah siapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sebagaimana Menpora RI yang datang di Sulut untuk sosialisasi hal diatas.

”Dan harapannya, cabor catur diperhatikan pemerintah. Ingat, juara dunia catur tahun 2015 adalah orang Minsel (Kelompok umur putri) Theodora Walukow. Ada juga Ivana Lasama dan Claudio Lasama asli Minsel pemain catur nasional. Dengan demikian, bupati FDW juga wakil bupati PYR untuk ambil bagian di catur. Ingat juga, ketua KONI Minsel adalah bupati,” harap Lamia, ayah dari George Lamia peraih medali perak di Kejurnas Ambon. (ape)

Pos terkait