PPKM Minut Naik Level Dua, Kadis Dinkes Angkat Bicara

  • Whatsapp

Minut, IndoBrita,co — Terkait adanya peningkatan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 1 ke level 2 di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), pihak dinas kesehatan Minut mendapat sorotan.

Didepan awak media, kepala dinas Kesehatan Minut dr Stella Safitri membenarkan jika pada penghujung Januari ini Minut naik status PPKM ke Level 2, namun dirinya membantah kalau dinas kesehatan yang dipimpinnya tidak bekerja maksimal seperti yang diberitakan salah satu media beberapa saat lalu.

“Naiknya status PPKM ini bukan berarti kita dinas terkait tidak bekerja maksimal, namun malah sebaliknya. Peningkatan status PPKM bukan cuma terjadi di Minut, tetapi ada juga daerah lain di Sulut yakni Tomohon, Manado, Minahasa dan Bolmong.
Tadinya itu di Minut Zona hijau, namun barusan terdapat 2 kasus baru di Airmadidi. Sampai saat ini kami berada di garda terdepan bekerja keras menekan penyebaran Covid sesuai prosedur dan istruksi dari pimpinan. Sejak menjabat kepala dinas awal september 2021 lalu, tingkat penanganan vaksinasi masih diangka 30 persen untuk dosis 1 dan sekarang pertanggal 21Januari 2022 sudah diangka 82,82 persen dan kami masuk 6 dari 15 Kabupaten/Kota yang bisa melaksanakan vaksinasi anak berdasarkan batasan syarat vaksinasi diatas 70 persen, juga masuk 10 dari 15 Kabupaten Kota yang bisa melakukan vaksin booster,” jelas kadis Stella, Sabtu (22/11/22).

Baca juga:  Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Corona Tunai di 2021: SBANL Akui Dana Tunai, Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Lebih lanjut ia menjelaskan secara umum dinas kesehatan Minut sudah bekerja maksimal, mempunyai visi untuk melakukan pelayanan terbaik untuk menekan penyebaran Covid-19 ini.

” Himbauan saya, marilah bekerjasama baik masyarakat maupun stakeholder yang ada untuk selalu memperhatikan prokes yang ada, menjauhi kerumunan, yang belum vaksin ayo segera vaksin, membantu semua upaya yang dilakukan pemerintah agar kita terbebas dari virus, terutama bisa menghindari dan menangkal dari gelombang-gelombang
berikut. ujuan kita menciptakan herd immunity yang ada supaya kita bisa beraktivitas seperti biasa degan new normal dan pola hidup yang baru seperti pake masker, jaga jarak dan sebagainya, “tutup kadis dr Stella Safitri.

Baca juga:  Hari Sumpah Pemuda, Vonnie Panambunan Ajak Pemuda Lahirkan Ide Cemerlang Untuk Indonesia

(Ipang)

 

Pos terkait