Melawan gengsi, Ressy Rakian Perempuan Penyandang Megister Berjualan Daging di Pasar Pinasungkulan

indoBRITA, Manado – Banyak bukti dan fakta para pengusaha yang sukses justru mengawali karir bisnisnya dari usaha paling bawah. Hal ini pula menjadi penyemangat Ressy Rakian , 31 tahun.

Ressy sapaan akrabnya, melawan rasa gengsi untuk memulai usaha kecilnya dengan berjualan daging babi di Pasar Pinasungkulan, Karombasan, Kecamatan Wanea.

Saat ditemui media ini, Ressy dengan lantang menawarkan daging yang ada diatas meja kebeberapa pelanggan yang lewat disekitar lapak jualannya. Kucuran keringat dan lelah tak jadi penghalang baginya.

“Saya jualan karena kebutuhan ekonomi dan melihat peluang itu ada. Saya sudah terbiasa dari kecil berjualan daging bersama dengan kedua orang tua saya” ujarnya.

Menurut wanita bergelar Megister di Universitas WR Supratman, Surabaya ini , banyak penyebab orang asli Kota Manado merasa gengsi apalagi sebagai wanita ditanah kelahiran sendiri untuk berjualan apa saja, karena dinilai usaha yang tidak bisa dibanggakan.

Baca juga:  Pengusaha Asal Thailand Siap Bantu Peternak Ayam di Sulut

“Ini benar-benar dilema terutama dari sisi perempuan masih sangat jarang yang mau menangkap peluang usaha, padahal peluang itu tersedia bagi yang mau berusaha. Kalau ada uang harus ditabung jangan dipakai foya-foya,”katanya.

Dikatakannya, bahwa semua perempuan harus punya kecerdasan, karna dunia terlalu keras jika hanya mengandalkan kecantikan.

“Dipuji karna cantik memang menyenangkan tapi di kagumi karna prestasi jauh membanggakan. Jika anda melihat seorang wanita yang begitu tangguh kuat dan mandiri maka jangan lihat dia sekarang berdiri tegak di sana begitu mengagumkan. Tapi tanyakan seberapa banyak pengalaman yang telah ia lewati sehingga membuatnya menjadi kuat,” ungkap Ressy.

Baca juga:  Jalur Darat Pintu Gerbang Narkoba

Ditambahkan Ressy, memulai usaha dari bawah tentunya akan jauh lebih efektif karena memiliki banyak keuntungan. Apalagi, membuka usaha milik sendiri tentunya membutuhkan modal yang sangat besar.

“Jangan jadi penonton tapi harus bergerak. Kesempatan yang ada harus kita manfaatkan. Saya jualan menatap hari saya ke depan dengan mempersiapkan diri untuk keluarga dari sedini mungkin. Kalau orang lain bisa kenapa kita tidak bisa,” jelasnya.

Menurut ibu dua anak ini, bila memiliki uang dan tenaga maka memulai usaha saja dengan kemampuam dana yang ada pada bidang usaha sesuai dengan kemampuan.

“Saya tidak pernah gengsi berjualan, hanya saya sudah bergelar S2 (Megister). Karna, saya tau hidup saya tidak ditanggung oleh Negara,” ucap Ressy dengan nada bercanda.(red)

Pos terkait