Jeritan Warga Pulau Terluar Direspon Pemda, Wabup Perjuangkan Rute Pelayaran ke Pemprov Sulut

TALAUD, —  Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga kembali menyambangi Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara guna membahas rute pelayaran KM. Sabuk Nusantara dari Kecamatan Nanusa dan Kecamatan Khusus Miangas yang tidak menyinggahi Pelabuhan Bitung.

“Saya membahas tentang rute kapal ke Miangas dan Kepulauan Nanusa. Karena hal itu, menurut warga, menimbulkan pembengkakan biaya yang cukup besar. Sebab barang dari wilayah mereka harus dibongkar di Tahuna, dan jika mau diteruskan ke wilayah Bitung dan Manado harus dimuat lagi dengan kapal yang lain, sehingga hal itu menimbulkan beban biaya yang baru,” kata Moktar seusai melakukan pertemuan bersama Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPPD) Sulut Jeti Pulu dan Kepala Dinas Perhubungan Sulut Izak Rey.

Baca juga:  70 Ton Pupuk Subsidi Daerah Segera Disalurkan

Menurut Parapaga, hal yang paling penting sekarang ini adalah Kapal Feri yang melayani ke wilayah mereka untuk sementara tidak beroperasi karena sementara dalam perawatan dan sudah berlangsung dalam dua Minggu.

”Kita tau bersama wilayah Miangas dan Nanusa jika sudah dua Minggu tidak ada pelayanan kapal angkutan pasti mereka disana sudah kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan kebutuhan harian mereka,” ungkapnya.

“Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, kami memutuskan akan mengambil jadwal deviasi agar pelayanan warga di dua tempat tersebut secepatnya dapat terlayani kebutuhan mereka. Kapal yang selesai melayani rute ke Pulau Marore Kabupaten Sangihe, itu akan dipindahkan untuk melayani kebutuhan warga di Pulau Miangas dan Nanusa, dan itu akan segera terlaksana dalam waktu dekat ini,” pungkas Parapaga. (IB/Red*)

Baca juga:  Anak Divaksinasi Covid-19, Elly Lasut: Orang Tua Tak Perlu Cemas

Pos terkait