Jalin Kerja Sama dengan Unsrat, Pemprov Sulut Siapkan Program Pembangunan Pertanian

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Sektor Pertanian di Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan tren positif baik diukur dari kontribusi terhadap PDRB maupun Nilai Tukar Petani (NTP), bahkan peningkatan volume ekspor.

Perkembangan sektor pertanian ini adalah perwujudan komitmen dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) yang mendapat topangan penuh dari pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat petani.

Dalam masa kepemimpinan berkelanjutan ini, komitmen OD-SK begitu kuat untuk tetap menjadikan pertanian sebagai sektor strategis. Hal tersebut dapat terlihat melalui tindak lanjut kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado.

Menindaklanjuti komitmen OD-SK melalui penguatan sektor pertanian, maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Asiano Gamy Kawatu, didampingi oleh Asisten II Sekda Provinsi Sulut, Kepala Bappeda Sulut, Kepala Inspektorat Sulut, Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Sulut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Sulut, bersama dengan Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir Dedie Tooy, MSi, Dekan Fakultas Perikanan Dr Roike Montolalu, Dosen Perikanan Prof Dr Charles Kepel, Dekan Fakultas Ekonomi Dr Debby Rotinsulu, dan Dekan Fisip Dr Novie Pijoh mengadakan diskusi terbatas terkait dengan menyusun strategi pembangunan pertanian berkelanjutan berdasarkan isu strategis sektor pertanian dengan diperkuat sesuai dengan Tupoksi.

Baca juga:  Tepati Janji, Gubernur Olly Hadirkan Mobil PCR

Pertemuan ini dilaksanakan, Rabu (13/4/2022) di Ruang Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Kantor Gubernur Sulut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap beser keterlibatan Unsrat Manado melalui pendampingan teknologi yang terbarukan di sektor pertanian pada komoditas strategis, antara lain pengembangan tanaman pangan (Padi & Jagung), Peternakan dengan komoditas Sapi dan Babi, dan Komoditas Hortikultura (Kentang, Cabe, Tomat, Bawang) termasuk pengembangan pupuk organik sebagai alternatif pupuk kimia.

Dalam arahannya, Sekdaprov Sulut menyatakan bahwa kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Universitas Sam Ratulangi (Fakultas Pertanian) akan berkelanjutan dengan mengadakan forum diskusi dan implementasinya akan memberi dampak pada penguatan sektor pertanian.

Baca juga:  Serobot Lahan Pemprov, Satpol-PP Minta Segera Angkat Kaki

Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir Dedie Tooy, MSi mengungkapkan bahwa, Unsrat sangat siap untuk mendukung program pembangunan pertanian yang digagas oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui kegiatan pendampingan teknologi pada petani.(sco/*)

Pos terkait