Badai Surigae Mulai Menyapu Pulau Terluar, Bupati Talaud: Jangan Dulu Melaut

MELONGUANE, — Badai Surigae mulai menghantam pulau-pulau terluar di bagian  Utara  Indonesia. Sesuai laporan masyarakat di pulau Karatung, Kakorotan dan Marampit, badai yang disebut “Surigae” itu telah merusak fasilitas publik seperti gedung sekolah dan rumah penduduk. “Hantaman badai terparah terjadi di pulau Kakorotan, dimana satu gedung sekolah rusak parah karena terkena pohon yang tumbang” kata Joptan Riung pada Jumat (16/4/2022).

Badai Surigae yang melanda sebagian wilayah Indonesia ikut mempengaruhi transportasi laut di pulau-pulau terluar bagian utara Indonesia. Sejumlah nelayan mengaku takut melaut karena angin kencang dan kondisi itu mendorong tingginya gelombang.

Baca juga:  Manuputty : Indonesia Bukan Cuma Jakarta

Berdasarkan laporan BMKG, badai surigae di samudera pasifik  dengan titik koordinat 8,7 LU 134.6 LS dengan kecepatan angin maksimum 65 knot bergerak kearah Barat. Kondisi itu tentu dapat meningkatkan tinggi gelombang laut.

Sedangkan untuk pola angin di bagian Utara Indonesia umumnya bergerak  dari  arah Barat Daya dan Barat Laut dengan kecepatan 6 sampai 29 knot. Untuk wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak  dari  Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 8 sampai 20 knot. (Ib/Red*)

Pos terkait